Ini Fitur Baru Ford Bronco untuk Mengalahkan Suzuki Jimny

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Render Ford Bronco 2021. Sumber: carscoops.com

    Render Ford Bronco 2021. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ford mengadang-gadang mobil SUV miliknya bisa bersaing dengan Suzuki Jimny. Bronco versi baru sedang menjalani pengujian. Namun sebuah teknologi baru sedang dipatenkan Ford akan menjadi senjata alias fitur bagi SUV andalannya saat berkompetisi dengan kompetitornya.

    Aplikasi paten tersebut telah didaftarkan oleh Ford pada Mei 2018, tetapi baru-baru ini dipublikasikan secara online. Ford akan menghadirkan fitur ini pada generasi terbaru Bronco bukan tipe lain. Meski demikian, ada kemungkinan setelah Bronco keluar digunakan pada model lainnya pada generasi terbaru.

    Gambar paten quick release pada pintu mobil Ford. Sumber: motor1.com

    Pada gambar paten tersebut, pintu yang dapat dilepas dengan cepat. Aplikasi paten secara khusus merujuk pada pintu luar yang mudah dilepas dengan satu mekanisme koneksi cepat. Tampaknya desain ini menggabungkan pintu tubular bagian dalam yang berupa pegangan pintu dan sakelar listrik untuk jendela dan kunci listrik. Pintu luar menempel pada pengaturan tubular bagian dalam dengan berbagai pengkait pelepas cepat yang memungkinkan kulit pintu terlepas dengan cepat. Rakitan bagian dalam tetap kokoh di tempatnya, memberikan perlindungan sementara masih memberikan pengalaman terbuka bagi pengemudi dan penumpang dengan peningkatan visibilitas.

    Semua ide gila keluar untuk paten, dan banyak yang tidak pernah berhasil melewati konsep awal. Namun, Bronco baru segera akan memiliki pintu yang dapat dilepas dan cukup logis diaplikasikan. Desain serupa pada pintu Jeep Wrangler yang dapat dilepas, namun lebih rumit untuk lepas dan tidak menawarkan substruktur tambahan.

    Kemungkinan Ford Bronco dengan pintu quick release akan dipamerkan bulan depan di New York Auto Show.

    MOTOR1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara