Pabrik Honda di Filipina Tutup, 650 Orang Kehilangan Pekerjaan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda Logo (REUTERS/Toru Hanai)

    Honda Logo (REUTERS/Toru Hanai)

    TEMPO.CO, JakartaHonda mengumumkan akan menutup pabriknya di Filipina yang dioperasikan oleh Honda Cars Phillipines Inc (HCPI) sebagai bagian upaya alokasi distribusi dan sumber daya yang efisien.

    Pabrik yang berlokasi di South Main Avenue, Laguna Technopark, Don Jose, Kota Santa Rosa itu akan dihentikan operasinya efektif Maret mendatang, kata Honda Motor Co Ltd dalam pernyataannya, dikutip Senin.

    Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan Honda di Filipina untuk produk dengan harga yang terjangkau dan berkualitas, Honda mempertimbangkan alokasi dan distribusi sumber daya yang efisien.

    Karena itu, setelah mempertimbangkan upaya optimalisasi dalam operasi produksi di wilayah Asia dan Oseania, Honda memutuskan untuk menutup operasi manufaktur HCPI, kata produsen otomotif Jepang itu.

    HCPI selanjutnya akan melanjutkan operasi penjualan mobil dan layanan purna jualnya di Filipina, melalui pemanfaatan jaringan regional Honda Asia dan Oseania.

    "Honda akan terus menyediakan produk yang sangat menarik bagi para pelanggannya di Filipina dan terus memberikan kontribusi kepada masyarakat setempat, yang telah menjadi upaya berkelanjutan selama 50 tahun terakhir sejak Honda didirikan di Filipina," jelas Honda.

    HCPI didirikan pada 1990, dengan investasi 1,9 miliar peso (sekira Rp516 miliar), dengan rasio permodalan 74,2 persen Honda Motor Co., Ltd, 12,9 persen AC Industrial Technology Holdings Inc., dan 12,9 persen Rizal Commercial Banking Corp.

    Dengan penutupan operasi HCPI itu ada sekitar 650 orang yang akan kebilangan pekerjaan. Pabrik Honda di Filipina selama ini memproduksi Honda BR-V dan sedan City.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.