General Motors Akhiri Produksi Chevrolet Impala Pekan Ini

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chevrolet Impala (CarBuzz)

    Chevrolet Impala (CarBuzz)

    TEMPO.CO, JakartaGeneral Motors beberapa waktu lalu telah mengumumkan akan menghentikan produksi sedan ikonik mereka, Chevrolet Impala, pada awal 2020.

    Detroit Free Press melaporkan bahwa kepastian itu akan datang pada pekan ini, tepatnya ketika bodi untuk Chevrolet Impala terakhir mulai dikerjakan pekan lalu.

    Proses perakitan Impala terakhir diperkirakan selesai pada 28 Februari 2020 di pabrik perakitan Detroit Hamtramck Assembly Plant, demikian seperti dikutip dari Carbuzz.com, Senin, 24 Februari 2020. 

    Tidak ada pernyataan dari General Motors akan muncul pengganti Impala. Fakta lain dari berakhirnya produksi ini adalah, Impala menjadi kendaraan dengan pembakaran internal terakhir yang diproduksi di Hamtramck. 

    Sebelumnya, GM berencana untuk menutup pabrik Detroit-Hamtramck. Rencana ini menyebabkan kemarahan di antara 1.800 karyawannya.

    Pabrik yang dibuka pada tahun 1985 dan sejak itu telah menghasilkan lebih dari 4 juta kendaraan. Untungnya, GM berbalik arah dan memutuskan untuk tetap membuka pabrik, hanya saja pabrik ini akan fokus untuk memproduksi mobil listrik.

    Setelah Impala terakhir diluncurkan, pabrik akan ditutup selama 12-18 bulan untuk pengerjaan ulang besar-besaran. Ini akan sepenuhnya diubah menjadi salah satu pabrik paling canggih di seluruh Amerika Utara.

    GMC Hummer listrik yang akan datang, mobil otonom bertenaga listrik Cruise Origin EV, dan sejumlah EV lainnya yang belum diumumkan akan diproduksi di pabrik baru nanti. Volume produksi awal untuk EV ini diperkirakan kurang dari 25.000 unit karena masih minimnya permintaan mobil listrik.

    CARBUZZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.