Geneva Motor Show 2020 BMW Siapkan Pesaing Tesla Model 3

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BMW i4 konsep saat menjalani pengujian. (BMW)

    BMW i4 konsep saat menjalani pengujian. (BMW)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pabrikan Jerman, BMW, membocorkan sedikit informasi mengenai salah satu model yang akan dipamerkan di pameran otomotif Geneva Motor Show pada Maret 2020. Model itu adalah mobil konsep BMW i4 yang diklaim sebagai gran coupe bertenaga listrik murni. Menariknya, pabrikan Jerman ini juga mengklaim versi konsep ini siap masuk jalur produksi dan ditargetkan mulai masuk pasar pada 2022. BMW merilis teaser konsep i4 di akun Twitter perusahaan, Selasa, 25 Februari 2020.

    BMW merilis spesifikasi i4 akhir tahun lalu, bersama dengan dua foto i4 yang dibungkus kamuflase. BMW mengatakan mobil listrik itu akan memiliki output 523 hp, dengan daya jelajah hingga 600 kilometer.

    BMW i4 2022 akan menggunakan perangkat eDrive generasi kelima. eDrive yang dimaksud adalah menempatkan motor listrik, transmisi, dan perangkat elektronik ke dalam satu bagian terintegrasi.


    Teknologi ini akan digunakan pertama kali pada crossover iX3 tahun depan. BMW mengklaim bahwa mengisi ulang baterai hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 35 menit.

    Daya akan datang dari transmisi listrik BMW generasi ke-5, yang terdiri dari paket baterai lithium-ion 80kWh. Paket ini memberikan akselerasi dari nol hingga 100 kilometer per jam dalam waktu sekitar 4 detik dan kecepatan tertinggi sekitar 200 kilometer per jam.

    Seperti model konsep pada umumnya, i4 akan membawa kamera canggih, velg berukuran besar dan tidak akan memiliki pegangan pintu untuk penampilan yang lebih elegan.

    Kemungkinan besar mobil konsep ini nantinya akan tetap menyandang nama ‘i4’ saat masuk jalur produksi. BMW i4 2022 kemungkinan akan dijual dengan harga setara Tesla Model 3. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.