Yamaha Cup Race Boyolali Cari Penerus Galang Hendra

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Balap Yamaha Cup Race di Boyolali

    Balap Yamaha Cup Race di Boyolali

    TEMPO.CO, Jakarta - Putaran perdana gelaran balap Yamaha Cup Race (YCR) 2020 akan dilangsungkan di sirkuit Gokart, Boyolali, Jawa Tengah (29 Februari - 1 Maret). Di trek permanen yang memiliki panjang 1,279 km diharapkan sesukses pelaksanaan tahun lalu.

    Sebanyak 13 kelas akan dikompetisikan dalam YCR Boyolali kali ini. Selain kelas-kelas utama yang mengacu pada kategori Kejuaraan Nasional (Kejurnas), Yamaha juga menghadirkan kelas exhibition.

    Hal menarik yang ditunggu-tunggu dalam YCR 2020 Boyolali adalah Aerox Fun Race yang menghadirkan dua kelas, yaitu Aerox 155 Standar Open (YCR 10) dan Aerox 155 SMK (YCR 13). Yamaha ingin memberikan pengalaman fun race menggunakan Aerox 155 VVA. Makin istimewa karena para peserta menggunakan Aerox 155 VVA R-Version livery terbaru yang diluncurkan awal tahun ini.

    ”Kami sangat senang menyambut pembukaan Yamaha Cup Race 2020 di Boyolali. Melihat besarnya antusias warga maupun pelaku balap membuat kami menggelar kembali YCR di Boyolali. Event ini telah memasuki tahun ke-31 penyelenggaraan,” ungkap M.Abidin, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam keterangan tertulisnya Jumat 28 Februari 2020.

    Tim-tim unggulan asal pulau Jawa ataupun dari luar pulau Jawa siap bersaing dalam YCR Boyolali ini. Terlebih untuk memperebutkan posisi terbaik pada 3 kelas utama (Expert, Novice dan Rookie). Diantaranya yang siap ambil bagian adalah Yamaha Racing Indonesia Support Team. Termasuk tim-tim privateer yang sangat termotivasi untuk meraih hasil terbaik pada gelaran bergengsi ini. Ada kepuasan dan kebanggaan tersendiri jika dapat meraih podium dalam hajatan akbar ini. 

    Di samping itu, YCR Boyolali juga akan melangsungkan kelas pembinaan yaitu Moped 4 Tak 150 cc ECU Standar dengan batasan usia maksimum 12 tahun. Potensi-potensi belia akan diasah skillnya di atas pacuan Yamaha MX King 150. Sebagai bukti konsistensi Yamaha Indonesia dalam melakukan pembinaan talenta muda menuju prestasi di level nasional dan internasional.

    Para pembalap nasional yang saat ini berkompetisi di balap dunia WorldSSP seperti Galang Hendra Pratama, juga M. Faerozi yang bertarung di Supersports 600 (ARRC 2020), ataupun Anggi Setiawan dan Wahyu Nugroro, keduanya di AP250 (ARRC 2020) dan Aldi Satya Mahendra (UB150) juga pernah mencicipi ketatnya persaingan di pentas Yamaha Cup Race.  

    Tidak ketinggalan, pengadaan kelas-kelas yang mengakomodir animo lokal-regional. Untuk YCR Boyolali ini dihadirkan Bebek 2 Tak TU s/d 125 cc Open, juga Bebek 2 Tak Std 125 cc Ex-Rider, Sport 2 Tak Std s/d 140 cc dan Sport 2 Tak TU 135 cc.

    Untuk menambah kemeriahan jalannya acara, pembalap Asia Road Racing Championship yang bermain di kelas Asia Production 250 (AP250) Wahyu Nugroho dijadwalkan akan hadir di YCR 2020 Boyolali. Wahyu sebagai pembalap yang berasal dari Boyolali akan memberikan pengetahuan kepada para rider muda sehubungan dengan trik menaklukan trek baik dalam hal pengenalan lintasan dan racing line, titik pengereman dan penggunaan transmisi. Wahyu Nugroho juga akan memberikan motivasi bagi para pembalap muda sehingga mereka dapat lebih serius dalam berlatih guna meraih prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

    Tidak hanya aktivitas balap, Yamaha Cup Race turut dimeriahkan oleh penampilan spesial freestyler berprestasi tingkat Asia, Wawan Tembong yang akan beraksi bersama adiknya yaitu Wahyu Nugroho menggunakan motor YZF-R6 dan MT-25. Selain itu Yamaha Cup Race juga turut menyuguhkan beragam acara menarik lainnya. Mulai Racing Kit Market dari pihak sponsor yang memberikan penawaran spesial, YSRS Kids bersama anak-anak Sekolah Dasar (SD) dan jalan sehat dengan berbagai hadiah yang menarik.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.