Pejabat Tinggi Jepang Jemput Carlos Ghosn ke Libanon

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua Nissan Motor Carlos Ghosn meninggalkan Rumah Detensi Tokyo di Tokyo, Jepang 25 April 2019. REUTERS/Issei Kato/File Photo

    Mantan Ketua Nissan Motor Carlos Ghosn meninggalkan Rumah Detensi Tokyo di Tokyo, Jepang 25 April 2019. REUTERS/Issei Kato/File Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Menteri Kehakiman Jepang Hiroyuki Yoshiie melakukan perjalanan ke Lebanon guna memastikan bahwa mantan pimpinan aliansi Nissan-Renault, Carlos Ghosn dapat kembali ke Jepang untuk diadili.

    Hiroyuki Yoshiie meninggalkan Tokyo pada Sabtu 29 Februari 2020 untuk menemui Menteri Kehakiman Lebanon, Albert Serhan, pada Senin 2 Maret, demikian pernyataan Kementerian Kehakiman Jepang kepada Reuters.

    Ghosn, taipan otomotif yang memulai karirnya di pabrik Michelin Prancis, meninggalkan Jepang menggunakan jet untuk pulang ke Lebanon yang menjadi kampung halamannya.

    Ghosn yang tinggal bersama istri di Lebanon dan sempat membuat konferensi pers pada bulan lalu menegaskan bahwa dirinya tidak bersalah atas kejahatan keuangan yang dituduhkan pengadilan Jepang.

    Ghosn mengatakan, ia melarikan diri ke Lebanon guna membersihkan namanya. Apalagi Lebanon tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Jepang.

    Ghosn yang kembali mencuit di Twitter pertama kalinya pada Kamis (27/2), mengajukan petisi pembebasan atas Greg Kelly, mantan eksekutif Nissan yang ditangkap di Jepang.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.