Produsen Otomotif India Terpukul karena Virus Corona

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menyemprotkan cairan desinfektan setelah mewabahnya virus corona di jalanan depan gereja di Daegu, Korea  Selatan, 19 Februari 2020. Yonhap via REUTERS

    Petugas menyemprotkan cairan desinfektan setelah mewabahnya virus corona di jalanan depan gereja di Daegu, Korea Selatan, 19 Februari 2020. Yonhap via REUTERS

    TEMPO.CO, New Delhi - Pembuat mobil India Mahindra dan Mahindra Ltd dan Tata Motors mengatakan pasokan suku cadang dari Cina terhambat karena dampak dari wabah virus corona.

    "Memasuki bulan Maret, kami mengantisipasi tantangan pada pasokan suku cadang selama beberapa minggu lagi, sebelum kami kembali ke keadaan normal," Veejay Ram Nakra, Kepala Penjualan dan Pemasaran di divisi otomotif Mahindra dalam siaran pers seperti dilansir Reuters, Minggu, 1 Maret 2020.

    Tata Motors mengatakan dalam siaran persnya bahwa pihaknya juga telah dihantam oleh gangguan pasokan karena wabah mematikan virus corona, dan sedang bekerja untuk mengurangi situasi tersebut.

    Bersama dengan Maruti Suzuki - produsen mobil terbesar India - kedua perusahaan melaporkan penurunan penjualan pada bulan Februari, dibandingkan dengan tahun lalu.

    Mahindra mengatakan penjualan domestiknya turun 42 persen, sementara Tata Motors melaporkan penurunan 34 persen. Maruti Suzuki mengatakan total penjualan domestik turun 1,6 persen pada Februari dari tahun lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.