Dyandra Tetap Akan Gelar IIMS 2020 dengan Tingkatkan Kewaspadaan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan pengunjung memadati ruang pamer kendaraan di ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke-27 tahun 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Minggu, 21 Juli 2019. ANTARA

    Ribuan pengunjung memadati ruang pamer kendaraan di ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke-27 tahun 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Minggu, 21 Juli 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Dyandra Promosindo selaku penyelenggara Indonesia International Motor Show atau IIMS 2020 menyatakan tetap akan menggelar pameran otomotif pada April dengan tetap memantau perkembangan informasi setiap harinya. Dyandra Promosindo akan terus meningkatkan kewaspadaan atas dasar keamanan, keselamatan, dan kesehatan sebagai faktor utama dengan mengikuti keputusan resmi dari pemerintah maupun pihak-pihak yang memiliki otoritas.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa adanya dua orang di Indonesia yang positif terjangkit novel coronavirus (Covid-19) atau juga disebut sebagai Wuhan Coronavirus. Sedangkan Menteri Kesehatan Republik Indonesia – Terawan Agus Putranto mengkonfirmasi bahwa kedua orang yang positif corona sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

    "Kami berharap dampak virus Corona tidak meluas, situasi akan kondusif dan pandemi Covid-19 akan mereda. Dengan demikian, saat ini penyelenggara secara profesional harus tetap melakukan pesiapan terbaik menyambut pameran akbar IIMS 2020," dalam pernyataan tertulis Dyandra Promosindo, Rabu 4 Maret 2020.

    Rangkaian persiapan diharapkan berjalan lancar sesuai jadwal. Pada Selasa 3 Maret diadakan kegiatan technical meeting hingga tanggal 6 Maret 2020 dan tetap ramai dihadiri oleh para exhibitor maupun sponsor. Dyandra Promosindo juga akan memantau perkembangan informasi dari pemerintah dan lembaga terkait untuk setiap pembaruan.

    Mengenai Covid-19, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memiliki pembaruan langsung yang dapat diakses oleh semua masyarakat Indonesia di http://infeksiemerging.kemkes.go.id/. Pemerintah saat ini dalam status siaga dan siap untuk mengantisipasi virus yang menyebar cepat dengan menyiapkan 100 rumah sakit di seluruh negeri untuk menangani penyakit ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.