Taksi Blue Bird Tak Main-main Menghadapi Wabah Virus Corona

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Blue Bird membersihkan kursi di kabin taksi untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

    Petugas Blue Bird membersihkan kursi di kabin taksi untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

    TEMPO.CO, JakartaBlue Bird menjadi salah satu armada taksi terkemuka menyiapkan antisipasi atau preventif menghadapi penyebaran Virus Corona. Taksi merupakan alat transportasi yang dalam sehari bisa mengantarkan puluhan penumpang. Blue Bird menerapkan semacam standar operasional prosedur guna memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.

    Tindakan preventif yang diterapkan oleh Blue Bird antara lain membersihkan kabin mobil oleh pengemudi Blue Bird setiap kali selesai mengantarkan penumpang hingga penyediaan masker reusable dari Kartini Bluebird yang akan diberikan ke masing-masing pengemudi Blue Bird.

    “Kami di Bluebird berpartisipasi aktif untuk mencegah penyebaran virus Corona. Kami berharap serangkaian tindakan preventif yang kami lakukan dapat memberikan ketenangan bagi para pengguna Blue Bird, dimana keamanan dan kenyamanan mereka merupakan prioritas utama dari perusahaan,” ujar Amelia Nasution, Direktur Marketing, PT Blue Bird Tbk dalam keterangan tertulisnya, Rabu 4 Maret 2020.

    Amelia menambahkan menjaga kebersihan kabin adalah bagian dari standar operasional yang selama ini telah diterapkan di layanan Blue Bird. "Kami berharap usaha dalam menjaga tingkat kebersihan kabin mobil ini dapat memberikan rasa nyaman dan aman bagi penumpang sebelum diantarkan dengan selamat sampai tujuan,”

    “Selain itu, kami juga menyediakan masker yang reusable untuk diberikan kepada pengemudi Blue Bird yang sekiranya membutuhkan. Masker ini dibuat oleh Kartini Blue Bird, sebuah pusat pelatihan wirausaha yang terdiri dari istri dan anak perempuan dari pengemudi Blue Bird,” ucap Amelia.

    Lebih lanjut, Blue Bird juga menghimbau kepada seluruh pengemudi untuk menggunakan fasilitas JPK3 (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Karyawan dan Keluarga) yang tersedia di masing-masing klinik pool dimana perusahaan memberikan penanganan pertama dari keluhan kondisi pengemudi. Penanganan ini tidak dikenakan biaya kepada para pengemudi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.