DFSK Gelora Bertenaga Listrik Kejutkan Pameran GIICOMVEC 2020

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • DFSK Gelora Listrik (Kiri) dan mesin bensin (kanan). Tempo/Wawan Priyanto

    DFSK Gelora Listrik (Kiri) dan mesin bensin (kanan). Tempo/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Sokonindo Automobile, Agen Pemegang Merek Dongfeng Sokon (DFSK) di Indonesia, memberikan kejutan di pameran kendaraan komersial Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle (GIICOMVEC 2020) dengan memamerkan kendaraan bertenaga listrik murni. Model itu sejenis dengan DFSK Gelora yang sebelumnya juga telah diluncurkan di acara yang sama. Hanya saja, penggerak model yang diberi nama DFSK Gelora EV USP merupakan motor listrik yang dihasilkan dari listrik murni.

    Mobil ini diklaim memiliki standar internasional NEDC dengan jarak tempuh sekitar 305 kilometer dalam sekali pengisian baterai. Mobil yang dilengkapi dengan baterai lithium ini memerlukan pengisian daya cepat (super fast charging) selama 2 jam hingga penuh atau 8-9 jam untuk pengisian daya secara normal.

    Sebuah motor listrik ditempatkan di antara ban belakang. Sementara itu, baterai lithium berada di bawah lantai mobil.

    Tempo pernah menjajal performa mobil ini beberapa waktu di halaman parkir kantor DFSK di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kesan pertama, dorongan tenaga mobil ini jauh lebih responsif dibanding model Gelora bermesin bensin. Sayangnya, DFSK belum memberikan informasi detail tentang mobil ini seperti kapasitas baterai, output mesin, torsi, dan sebagainya.

    DFSK mengklaim mobil ini telah dilengkapi dengan battery safety system terkini dan perangkat keselamatan yang memadai seperti EPS, ABS, dan EBD. Untuk sistem keamanan baterai, DFSK mengklaim telah dilengkapi langkah-langkah perlindungan isolasi, perlindungan tegangan tinggi, serta anti-debu dan tahan air. Perusahaan asal Cina ini juga mengklaim telah menyiapkan sistem keselamatan untuk berkendara dalam keadaan yang ekstrem.

    Untuk model minivan, memiliki dimensi panjang 4.500mm, lebat 1.680mm, dan tinggi 1.960mm. Model ini menawarkan konfigurasi 7-8-9-11 tempat duduk.

    Sedangkan untuk model blind van, memiliki dimesi yang sama dengan minivan. Hanya saja, pada varian ini hanya memiliki dua tempat duduk di bagian depan. Pada bagian belakang kosong karena diperuntukkan untuk memuat barang. Ruang kargo memiliki kapasitas angkut 5,1 meter kubik (panjang 2.630mm, lebar 1.480mm, dan tinggi 1.300mm).

    Kehadiran minivan dan blind van DFSK Gelora bertenaga listrik ini bisa menjadi awal yang baik bagi industri logistik di Indonesia yang bebas polusi, efisiensi (bahan bakar), dan ramah lingkungan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.