Di Tengah Wabah Corona, GIICOMVEC 2020 Target Transaksi Rp 2,5 T

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran kendaraan komersial, Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo 2020 (GIICOMVEC 2020) di Jakarta Convention Center, Kamis 5 Maret 2020. Kegiatan ini diikuti 36 agen pemegang merek (APM) yang terdaftar, antara lain Daihatsu, DFSK, Hino, Izuzu, Suzuki, dan Toyota. Sementara itu, industri pendukung yang sudah terdaftar, antara lain Adi Putro dari industri karoseri, Alcoa Wheels, Aspira, Astra Otoparts, Blackvue, BRQ, dan Himawan Putra. Tempo/Tony Hartawan

    Pameran kendaraan komersial, Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo 2020 (GIICOMVEC 2020) di Jakarta Convention Center, Kamis 5 Maret 2020. Kegiatan ini diikuti 36 agen pemegang merek (APM) yang terdaftar, antara lain Daihatsu, DFSK, Hino, Izuzu, Suzuki, dan Toyota. Sementara itu, industri pendukung yang sudah terdaftar, antara lain Adi Putro dari industri karoseri, Alcoa Wheels, Aspira, Astra Otoparts, Blackvue, BRQ, dan Himawan Putra. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo atau GIICOMVEC 2020 diharapkan bisa menstimulus industri otomotif di tengah berbagai turbulensi perekonomian. Target transaksi diharapkan bisa menembus angka Rp 2,5 triliun.

    "Mudah-mudahan bisa tercapai,"ujar Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, Kamis, 5 Maret 2020.

    Yohannes sendiri tak menampik jika saat ini kondisi perekonomian kurang bagus. Ya, jika pada tahun 2019 terpukul dengan agenda politik nasional. Maka tahun ini ada sejumlah tantangan baru seperti banjir dan wabah virus Covid-19.

    "Ya tentu saja masih ada banjir dan ada pukulan lagi dari Corona,"ujarnya.

    Wabah Corona ini kata dia sangat berpengaruh, karena berimbas pada turis asing yang masuk ke Indonesia. Seperti misalnya di Bali yang menurutnya jumlah turis terus mengalami penurunan.

    "Travel agent yang beli kendaraan untuk bus itu banyak yang turun juga. Ekspor ke Cina seperti batubara juga turun, dan ini juga berdampak sehingga otomatis kendaraan juga terdampak,"ujarnya.

    Oleh karena itu, dia berharap agar wabah virus Covid-19 bisa cepat teratasi. Mudah-mudahan kata dia, jumlah korban terus menurun, sehingga jumlah orang yang meninggal karena virus itu ikut menurun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.