Toyota Melakukan Recall Mobil Mewahnya hingga Lexus di AS

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Camry 2018. Sumber: Indianautosblog.com

    Toyota Camry 2018. Sumber: Indianautosblog.com

    TEMPO.CO, JakartaToyota Motor Corporation melakukan penarikan atau recall sebanyak jutaan unit mobil mewahnya di Amerika Serikat dengan alasan ada masalah pada bagian pompa bahan bakar. Jutaan mobil yang ditarik itu mulai dari model kabin ganda, sport utility vehicle (SUV), minivan, dan termasuk mobil di segmen mobil mewah Lexus.

    Dalam penjelasannya, mobil dengan pompa yang bermasalah itu bisa menyebabkan kendaraan mogok dan juga meningkatkan risiko kecelakaan. Toyota akan mengganti pompa bahan bakar yang cacat itu dengan yang baru, dan menghubungi konsumen terdampak pada Mei 2020.

    Pada Januari 2020, Toyota itu telah menarik 700.000 kendaraan di Negeri Paman Sam terkait masalah yang sama. Dengan demikian, sekarang total kendaraan Toyota yang ditarik dari peredaran mencapai 1,8 juta di Amerika Serikat dan 3,2 juta kendaraan di seluruh dunia.

    Penarikan itu mencakup model-model dari 2018 dan 2019, termasuk Camry, Highlander, Sequoia, Tacoma, dan Tundra. Kemudian, sedan Corolla dan Avalon 2019.

    Sementara untuk brand Lexus, yang terdampak meliputi model 2018 dan 2019, yakni ES 350, GS 350, IS 300, IS 350, LC 500, LC 500h, LS 500, LS 500h, RC 500h, RC 300, RC 350, dan RX 350 L.

    Langkah penarikan teranyar untuk produk Lexus juga terjadi untuk Lexus LS 460 tahun 2013-2015, Lexus GS 350 2013-2014, Toyota FJ Cruiser dan Lexus IS-F 2014, Toyota 4Runner, Land Cruiser, Lexus GX 460, IS 350, dan LX 570 tahun 2014-2015.

    Model lainnya termasuk Lexus NX 200t dan RC 350 tahun 2015, Lexus IS 200t dan RC 200t tahun 2017, Toyota Sienna dan Lexus RX 350 tahun 2017-2019, dan Lexus GS 300 tahun 2018.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.