Wahyu Aji Trilaksana Menang di Balap UB150 ARRC Seri Malaysia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Aji Trilaksana ini tak mampu mempertahankan mahkota juaranya di kelas Underbone 150cc. Wahyu telah mengumpulkan 165 poin berselisih 12 poin dari juara asia Md Akid Aziz asal Malaysia. Ia mampu meraih tiga kemenangan, dan empat podium. instagram.com

    Pembalap Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Aji Trilaksana ini tak mampu mempertahankan mahkota juaranya di kelas Underbone 150cc. Wahyu telah mengumpulkan 165 poin berselisih 12 poin dari juara asia Md Akid Aziz asal Malaysia. Ia mampu meraih tiga kemenangan, dan empat podium. instagram.com

    TEMPO.CO, JakartaWahyu Aji Trilaksana mampu meraih juara dalam balap pertama di Asia Road Racing Championship atau ARRC 2020 di kelas Underbone 150. Balapan digelar di Sirkuit Sepang Malaysia pada Sabtu 7 Maret 2020. Ia mampu mengalahkan dua pesaing lainnya Ahamd Fazrul Syam asal Malaysia dan Peerapong dari Thailand. Dalam balapan kali ini, Wahyu Aji membela tim asal Malaysia, ONEXOX TKKR SAG Team.

    Saat awal balapan, Wahyu Aji sempat tercecer namun secara pelan-pelan ia bisa mengembalikan kondisi. Di tikungan terakhir, Wahyu Aji berhasil mengambil jalur dari dalam dan mengalahkan dua pesaing dekatnya.

    Saat diwawancara televisi, Wahyu Aji mengatakan bahwa kemenangannya adalah kesuksesan dari sesi ujicoba beberapa hari sebelum balapan dimulai. Ia mengungkapkan motornya mendapat setingan yang pas. "Ini hasil dari sesi preparation. Terima kasih kepada bos saya yang telah memberikan energi positif dan dukungan dari semua," ujarnya.

    Pembalap Indonesia lainnya yang berada di sepuluh besar adalah Wawan Wello yang membela SND Racing Team dan Ricard Taroreh yang membawa bendera Kaboci Racing Team.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.