Tuas Perseneling Patah, AM Fadly Gagal Naik Podium di ARRC Sepang

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AM Fadly beraksi di Sirkuit Sepang Malaysia. Sumber: instagram @amfadly108

    AM Fadly beraksi di Sirkuit Sepang Malaysia. Sumber: instagram @amfadly108

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Motul Manual Tech Racing, AM Fadly gagal merengkuh kemenangan pertama setelah mengalami masalah teknis pada Kawasaki Ninja 250 yang dipacunya dalam balap Asia Road Racing Championship atau ARRC di Sirkuit Sepang, Malaysia Sabtu 7 Maret 2020. Padahal secara keseluruhan, Fadly menguasai jalannya balapan meski beberapa kali disusul pembalap lain. "Hard luck for today last lap i have technical problem with the bike tommorow i will try to win in race2," tulis AM Fadly di akun instagramnya @amfadly108.

    Fadly yang memulai balapan dari pole position langsung berada di depan memimpin balapan. Ia sempat bersaing dengan tiga pembalap lain berganti posisi yaitu rekan satu timnya, Aiki Iyoshi, Md Idlan Haqimi Raduan dan Muhammad Izam Ikmal dari Boon Siew Honda Racing Team Malaysia. Terlihat, Fadly sangat agresif.

    Sayangnya di putaran terakhir, Fadly mengalami masalah. Saat ia ingin menggerakkan kaki untuk memindah gear perseneling ternyata mengalami kerusakan sambil melihat ke bagian bawah. Fadly pun tercecer, pembalap lain pun dengan mudahnya menyalip Juara ARRC tahun lalu ini. Dari hasil balapan hari ini, Fadly masih menuai 3 poin dengan posisi ke-13.

    Usai balapan, ia menunjukkan di akun instagramnya bahwa tuas penghubung pada perseneling patah. Sehingga gear pada motor tidak bisa dipindahkan yang mengakibatkan pembalap asal Sulawesi Selatan ini gagal meraih podium.

    Pada balapan kali ini, drama terjadi saat perebutan posisi pertama antara Md Idlan Haqimi Raduan dan Aiki. Saat straigh masuk garis finis, keduanya bersaing ketat Aiki mampu menguntit ketat di belakang Idlan. Ketika masuk garis finis, berdasarkan alat transponder Aiki menang dengan selisih 0,008 detik dari Idlan. Namun, Race Direction melakukan pengkajian ulang dan memastikan Idlan yang menang dengan selisih sangat tipis 0,001 detik.

    Dua pembalap Indonesia lainnya mampu meraih posisi 10 besar yaitu, Wahyu Nugroho dari Yamaha Indonesia mampu meraih posisi 4 dan Rey Ratukore berada di posisi 7. Kejutan juga diberikan TVS Racing yang dipacu pembalap Thailand Vorapong berada di posisi 6.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.