General Motors Siap Bersaing dengan Tesla dengan Baterai Baru

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pengunjung mengamati sebuah mobil listrik Chevrolet Bolt EV dalam ajang Canadian International Autoshow 2020 di Toronto, Kanada, 18 Februari 2020. Xinhua/Zou Zheng

    Para pengunjung mengamati sebuah mobil listrik Chevrolet Bolt EV dalam ajang Canadian International Autoshow 2020 di Toronto, Kanada, 18 Februari 2020. Xinhua/Zou Zheng

    TEMPO.CO, JakartaGeneral Motors (GM) mengembangkan baterai baru, Ultium yang siap bersaing dengan Tesla terutama untuk memproduksi mobil listrik berperfoma tinggi. Baterai baru itu memungkinkan GM untuk bersaing untuk hampir setiap pelanggan di pasar saat ini, apakah mereka mencari transportasi yang terjangkau, pengalaman mewah, truk kerja atau mesin berkinerja tinggi.

    "Apa yang telah kami lakukan adalah membangun strategi EV multi-segmen dan dengan skala ekonomis yang menyaingi bisnis truk ukuran penuh kami dengan kompleksitas yang jauh lebih sedikit dan bahkan lebih banyak fleksibilitas," kata CEO GM Mary Barra, dalam pernyataan resmi Senin 9 Maret 2020.

    Baterai Ultium baru GM adalah unik di industri karena sel-sel kantong besar dapat ditumpuk secara vertikal atau horizontal di dalam kemasan baterai. Ini memungkinkan para insinyur untuk mengoptimalkan penyimpanan dan tata letak energi baterai untuk setiap desain kendaraan.

    Opsi energi Ultium berkisar dari 50 hingga 200 kWh, yang memungkinkan bisa menjangkau hingga 400 mil atau sekitar 643 km, dan kemampuan akselerasi kendaraan dari 0-100km per jam dalam waktu 3 detik. Motor listriknya dirancang di mampu mendukung penggerak roda depan, penggerak roda belakang, dan penggerak semua roda.

    Baterai ini sebagian besar dalam kemasan 400 volt dan kemampuan pengisian cepat hingga 200 kW sementara platform truk akan memiliki kemasan baterai 800 volt dan kemampuan pengisian cepat 350 kW.

    Usaha patungan GM dengan LG Chem akan mendorong biaya sel baterai di bawah US$ 100 / kWh. Sel-sel menggunakan kimia kobalt, dengan terobosan teknologi dan manufaktur yang sedang berlangsung akan mendorong biaya lebih rendah.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.