Honda CT125 Segera Diproduksi Massal, Bebek Bergaya Scrambler

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda CT125 bebek bergaya Scrambler. Sumber: bennetts.co.uk

    Honda CT125 bebek bergaya Scrambler. Sumber: bennetts.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Motor konsep Honda CT125 telah dipamerkan dalam Tokyo Motor Show pada Oktober 2019. Saat itu, Honda ingin mendapatkan respon untuk menentukan apakah model ini layak diproduksi massal. Setelah mendapatkan respon yang dinilai cukup, maka tahun ini model ini akan diproduksi.

     

    CT125 adalah bagian dari model Super Cub yang desain off-road dan mampu menghadapi segala medan. Berasal kembali pada tahun 1960 sebagai C100H (Hunter Cub) di Jepang dan C100T (Trail 50) di Amerika, C100H berevolusi selama beberapa dekade hingga CT110 akhir - yang terkenal sebagai 'Postie Bike' Australia - yang telah berhenti produksi beberapa tahun yang lalu.

    Honda CT125 bebek bergaya Scrambler. Sumber: bennetts.co.uk

    Konsep Honda Motor Show Tokyo Honda CT125 tahun lalu memiliki knalpot dan instrumen yang berbeda dibandingkan dengan versi produksi massal. Pada bagian knalpot memiliki pelindung panas yang lebih besar, terutama di bagian depan di mana merupakan bagian dari konverter katalitik yang tidak ada pada konsepnya. Panel instrumen yang sedikit berbeda dengan menggunakan LCD untuk memberikan pilihan informasi tambahan. Model produksi ditambahkan kotak perkakas dari plastik, tepat di bawah rak bagasi, yang membantu untuk menekankan betapa seriusnya Honda mengambil kepraktisan CT125.

    Penggunaan knalpot yang dipasang lebih tinggi mungkin terlihat untuk kembali pada masa lalu dengan model scrambler. Tapi di balik itu, tujuannya untuk siap menghadapi genangan hingga banjir.  Mengikuti desain knalpot, airbox dipasang setara rak bagasi. Tangki bahan bakar di bawah jok pengendara. Sehingga konsep scrambler benar-benar diterapkan pada model ini.

    Tahun lalu, Honda mengkonfirmasi bahwa motor tersebut mencapai produksi dengan mengajukan aplikasi merek dagang untuk dua nama yang akan digunakan pada versi final. Sementara penunjukan model akan CT125, seperti yang digunakan pada model konsep Tokyo, dengan nama 'Hunter Cub' dan 'Trail 125'. Mereka mereplikasi nama yang digunakan pada model 1960 C100H dan C100T. Di Jepang, nama ‘Hunter Cub’ digunakan pada sepeda motor awal, sedangkan versi Amerika - yang identik - disebut ‘Trail 50’.

    CT125 baru akan menggunakan spesifikasi yang sama dengan skuter C125 Super Cub yang sudah dipasarkan lebih dulu di Jepang. Mesin imut ini mampu menghasilkan tenaga 9,5 hp empat langkah, berpendingin udara tunggal dengan injeksi bahan bakar dan kontrol emisi modern, transmisi manual empat kecepatan dan sasis underbone baja.

    BENNETTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.