Fast and Furious 9 Ditunda Setahun, Coronavirus Jadi Alasan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu aksi Fast and Forious 9. Sumber: carscoops.com

    Salah satu aksi Fast and Forious 9. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Coronavirus yang mulai menyebar ke sejumlah negara mengkhawatirkan bagi semua industri termasuk pembuat film Fast and Furious 9. Dalam sebuah pengumuman yang baru-baru ini dibuat dari akun Twitter Fast and Furious 9 resmi, keputusan telah dibuat untuk menunda debut film hingga April 2021.

    Secara khusus, tanggal rilis baru untuk film ini ditetapkan untuk 2 April 2021. Awalnya film aksi kejar-kejaran mobil ini dijadwalkan menghiasi bioskop pada 22 Mei 2020. Pengumuman berhenti singkat secara khusus menyatakan Coronavirus sebagai alasannya, tetapi kepedulian terhadap keselamatan semua orang menjadi alasan utamanya. Tidak disebutkan kemungkinan keterlambatan pasca produksi yang juga dapat menjadi faktor dalam keputusan tersebut.

    Berdasarkan trailernya, Fast and Furious 9 yang baru tampaknya akan melanjutkan alur cerita film-film terbaru yang lebih besar dari kehidupan yang berfokus pada konspirasi global, aksi yang intens, dan tentu saja, aksi mobil yang menegangkan ke tingkat yang lebih seru.

    Jika di Fast 6 ada aksi runway sepanjang 20 mil dan aksi mobil yang meluncur di antara gedung-gedung di Fast 7, sebuah Mustang melesat dari tebing dan disaut oleh beberapa pesawat jet harus menjadi sesuatu yang sangat menarik ditoton. Pada trailer Fast 9, bersama dengan Dodge Charger yang berayun di antara tebing dengan tali dan Pontiac Fiero yang bertenaga roket.

    Berita besar lainnya untuk plot Fast 9 adalah kembalinya Han. Ini menandai reinkarnasi keduanya setelah meledak dalam seri ketiga Tokyo Drift, meskipun film empat sampai enam secara teknis merupakan prekuel dari cerita itu. Cuplikan tidak menjelaskan bagaimana Han kembali, jadi kita harus menunggu filmnya sampai ke bioskop untuk mengetahui cerita latar belakangnya.

    Penantian itu sekarang sedikit lebih lama karena pandemi global saat ini, tetapi fanbase Fast and Furious dinyakini akan menunggunya.

    MOTOR1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.