Penjualan Mobil Grup Astra Februari 2020 Naik Tipis

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Avanza Veloz di pameran GIIAS 2019. 27 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Toyota Avanza Veloz di pameran GIIAS 2019. 27 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra International Tbk mengumumkan penjualan sebanyak 43.065 unit sepanjang Februari 2020. Angka ini naik tipis dibanding penjualan periode Januari 2020 sebesar 40.719 unit. 

    Dari data yang diterima Tempo, merek Toyota menjadi kontributor terbesar dengan penjualan sebanyak 25.180 unit. Angka yang diraih Toyota ini juga tercatat meningkat dibanding Januari 2020 sebesar 24.151 unit. 

    Kontributor terbesar kedua dari grup Astra adalah Daihatsu dengan penjualan sebesar 15.778 unit. Catatan Daihatsu ini juga meningkat dibanding Januari 2020 sebesar 14.173 unit. 

    Isuzu sebagai penyumbang penjualan terbesar ketiga berhasil memasarkan sebanyak 2.044 unit. Angka ini turun dibanding Januari 2020 sebesar 2.331 unit. Selanjutnya adalah UD Trucks yang mencatat penjualan sebanyak 60 unit pada Februari 2020, angka ini melonjak dibanding penjualan Januari 2020 sebanyak 47 unit. 

    Peugeot yang juga berada di bawah grup Astra hanya mencatat penjualan sebanyak 3 unit, angka ini turun drastis dibanding penjualan Januari 2020 sebanyak 17 unit. 

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) angka penjualan selama dua bulan pertama tahun ini yakni 83.784 unit mengalami sedikit penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 83.876 unit. 

    Meski demikian, Grup Astra masih menguasai 54 persen pangsa pasar mobil secara nasional pada Februari 2020. Sedangkan LCGC menguasai 72 persen pangsa pasar dengan penjualan sebanyak 16.122 unit. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.