100 Tahun Suzuki, dari Mesin Tenun hingga Mobil Modern

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki memasuki dunia sepeda motor dengan meluncurkan sepeda Power Free 36 cc, 2-tak. (Auto.NDTV/Suzuki)

    Suzuki memasuki dunia sepeda motor dengan meluncurkan sepeda Power Free 36 cc, 2-tak. (Auto.NDTV/Suzuki)

    TEMPO.CO, JakartaSuzuki Motor Corporation merayakan hari ulang tahun yang ke-100 bulan ini. Manufaktur terbesar ketiga di Jepang ini meluncurkan website baru dengan fitur yang lebih mendalam. Simak perjalanan singkat Suzuki.

    Seperti dilansir dari auto.ndtv, Michio Suzuki mendirikan Suzuki Loom Manufacturing Company pada tahun 1920 silam. Ya, awalnya perusahaan itu bergerak di sektor mesin tenun yang berpusat di Hamamatsu, Jepang.

    Tepatnya pada tahun 1952, Suzuki memasuki dunia kendaraan bermotor dengan meluncurkan Power Free 36 cc, sepeda bermotor 2-tak. Dua tahun kemudian atau 1954, Suzuki mengubah nama perusahaan menjadi Suzuki Motor Company.

    Pada bulan Maret 1955, Suzuki memperkenalkan sepeda motor pertamanya, yakni Suzuki Colleda 125 cc 4-tak. Masih pada tahun yang sama, tepatnya bulan Oktober, perusahaan memulai debutnya dengan kendaraan roda empat atau mobil bernama Suzulight.

    Mobil ini ditenagai mesin 360 cc dan diproduksi mulai 1955 hingga 1969. Pada tahun 1961 sempat juga memperkenalkan truk pick-up dan van di bawah merek tersebut, yang disebut Suzulight Carry. Mobil ini menjadi cikal bakal Suzuki Carry yang juga masuk ke Indonesia. Mobil ini diproduksi di pabrik baru perusahaan di Toyokawa, Aichi, Jepang.

    Tahun 1962, Suzuki juga memenangkan kejuaraan balap kelas 50 cc dalam lomba Isle of Man TT, dan pada 1963, Mitsuo Ito memenangkan gelar untuk Suzuki dan menjadi pembalap Jepang pertama yang memenangkan Isle of Man TT di kelas 50 cc.

    Pada tahun 1965, Suzuki juga mulai membuat outboard motors atau mesin kapal dengan meluncurkan D55 5.5hp, motor 2 silinder. Dua tahun kemudian, tepatnya tahun 1967, Suzuki membuka pabrik sepeda motor pertamanya di luar Jepang, yakni di Thailand.

    Tak dampai di situ, tahun 1970 menjadi tonggak sejarah bagi perusahaan ini, dengan meluncurkan Suzuki Jimny. Ya, sebuah SUV mini 4x4 yang ditenagai mesin 360 cc twin-silinder. Pada tahun 1975 Suzuki memulai produksi mobil luar negeri pertamanya dengan perakitan Jimny LJ50 4x4 di Pakistan.

    Pada tahun 1972, Suzuki GT380 371cc, sepeda motor dua silinder juga memulai debutnya. Tahun 1981, Suzuki GSX 1100S Katana diluncurkan, sepeda motor 4 silinder yang juga diperkenalkan di pasar global.

    Dalam beberapa tahun kemudian Suzuki gencar memperluas jaringan dan pabriknya di luar Jepang. Tak terkecuali produk-produknya yang tersebar di berbagai penjuru negara.

    Seiring berjalannya waktu, Suzuki terus memperluas bisnisnya dari alat tenun menjadi produsen sepeda motor, mobil, mesin kapal, dan ATV. Saat ini, Suzuki diketahui telah memiliki 35 fasilitas produksi di 23 negara dan 133 distributor di 192 negara.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.