Virus Corona, Layanan Trans Jogja Masih Normal

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus Trans Jogja tetap beroperasi normal di tengah waspada Covid-19 di Yogyakarta, 17 Maret 2020. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Bus Trans Jogja tetap beroperasi normal di tengah waspada Covid-19 di Yogyakarta, 17 Maret 2020. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Wabah virus corona yang mulai turut mempengaruhi sektor pariwisata Yogyakarta tak lantas membuat layanan transportasi publik Trans Jogja berhenti beroperasi.

    Sebaliknya, layanan bus Trans Jogja tetap tampak beroperasi seperti biasa di jalanan Yogya meskipun beberapa ruas utama perkotaan tampak lengang akibat masyarakat yang mulai mengurangi aktivitas.

    Direktur Utama PT Anindya Mitra Internasional (AMI) selaku operator dari Trans Jogja, Dyah Puspitasari menuturkan jumlah armada Trans Jogja total sebanyak 128 unit.

    "Namun untuk yang dioperasikan saat ini ada 116 di armada saja," ujarnya saat dihubungi Senin 16 Maret 2020.

    Armada Trans Jogja itu jam operasionalnya masih sama yakni mulai pukul 05.00 WIB sampai 21.30 WIB. Adapun untuk jumlah penumpang maksimal tetap 40 orang.

    Dyah mengatakan dalam upaya pencegahan penularan corona, pihak pengelola menyediakan hand sanitizer di setiap halte.

    Menurutnya, selama ini pembersihan bus juga telah memakai antiseptic di pegangan-pegangan tangan penumpang. Setiap armada juga dilakukan pencucian ketika di kandang.

    “Kalau untuk hand sanitizer kami sediakan di setiap halte untuk pencegahan penyebaran corona. Kami juga maksimalkan sanitasi. Untuk pengecekan suhu tubuh, kami tidak melakukannya,” katanya.

    "Jadi pelayanan publik tetap seperti biasa dengan tetap menerapkan langkah-langkah yang jelas dalam pengendalian virus,” katanya.

    Dyah menyebut pihaknya juga terus mengingatkan petugas agar dalam keadaan prima dan siap dalam melayani masyarakat.

    Kondisi lalu lintas di Yogyakarta sendiri sampai kini masih tetap normal seperti biasa. Meski di Yogya sudah ada pasien yang dinyatakan positif virus COVID-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara