Suzuki Swift Sport Terbaru Dibekali Teknologi Hybrid 48V

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Swift. Sumber: autoevolution

    Suzuki Swift. Sumber: autoevolution

    TEMPO.CO, JakartaSuzuki telah memperbarui Swift Sport generasi terbaru yang dijual di Eropa dan Jepang. Model terbaru menggunakan mesin turbo-bensin 1,4 liter ditambah dengan teknologi 48V ringan-hybrid. Sementara perubahan ini akan membuat hatchback sporty lebih hemat bahan bakar, alasan utama merek memperbarui mobil adalah untuk mematuhi aturan emisi yang semakin ketat.

    Tidak hanya Swift Sport, Suzuki juga melakukan pembaruan pada mesin model lainnya seperti Vitara SUV dan S-Cross - dengan mesin yang serupa dan teknologi hybrid ringan. Dengan mesin baru ini ditargetkan emisi rata-rata 95g CO2/ km, yang sesuai dengan target pengurangan emisi terbaru di Uni Eropa. Suzuki Jimny yang populer juga akan menjadi korban dari target emisi yang ketat karena Suzuki akan segera menghentikan penjualan kendaraan ini di Eropa.

    Swift Sport dengan mesin tersebut bisa menghasilkan tenaga 127 hp dan torsi 234Nm. Akselerasi Swift Sport dari 0-100 kilometer per jam dalam 9,1 detik, seperti diklaim oleh pabrikan. Suzuki Swift Sport baru akan memiliki kecepatan tertinggi sekitar 210 kilometer per jam. Pembaruan engine juga membantu Swift Sport mencapai emisi CO2 bersertifikasi WLTP 127g / km dan peningkatan 6 persen dalam penghematan bahan bakar dibandingkan model sebelumnya. Ini mempertahankan platform Heartect ringan yang digunakan pada mobil dengan bobat total 1.025kg. Suzuki telah menambahkan beberapa fitur lainnya termasuk cruise control adaptif dan lampu LED untuk mobil yang terbaru ini.

    Pabrik Swift Sport di India telah memamerkan Swift standar dengan teknologi 48V ringan-hibrida di Auto Expo 2020 bulan lalu. Meski demikian untuk pasar lokalnya, Maruti Suzuki belum mencangkokkan mesin hybrid di Swift. Kemungkinan model baru ini akan digunakan bersamaan dengan Suzuki Jimny yang kabarkan akan dirakit di India.

    AUTOCAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.