Nissan Hentikan Produksi Mobil di Indonesia, Purnajual Dijamin

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan memasang bagian belakang mobil  Nissan Micra di pabrik Renault SA, Flins, Prancis, 23 Februari 2017. REUTERS/Benoit Tessier

    Karyawan memasang bagian belakang mobil Nissan Micra di pabrik Renault SA, Flins, Prancis, 23 Februari 2017. REUTERS/Benoit Tessier

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Nissan Motor Indonesia resmi menghentikan seluruhproduksi di Indonesia. Kepastian ini didapat dari salah seorang sumber dari Nissan Indonesia.

    "Nissan telah memutuskan untuk menghentikan produksi kendaraan di pabrik di Indonesia,"ujar sumber tersebut kepada Tempo, Kamis, 19 Maret 2020.

    Keputusan ini disebut bagian dari rencana optimisasi perusahaan yang mencakup rightsizing atau pendekatan untuk mengurangi staf di mana jabatan-jabatan diurutkan menurut prioritas untuk mengidentifikasi dan menghilangkan pekerjaan yang tidak perlu.

    Selain itu, Nissan Indonesia juga akan melakukan optimasi produksi dan reorganisasi operasi bisnis. Sejurus dengan itu, perusahaan juga akan menjalankan reformasi strategis untuk membangun basis operasional demi memastikan profitabilitas yang konsisten dan berkelanjutan dalam jangka menengah.

    "Kita akan terus bekerja dengan mitra aliansi kami untuk memastikan keberadaan manufaktur di Indonesia. Kita juga berfokus untuk meningkatkan merek Nissan dengan terus menghadirkan model-model baru,"ujarnya.

    Dia juga menegaskan bahwa Nissan Indonesia tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan penjualan dan purna jual. Sekalipun aktivitas produksi sudah dihentikan.

    "Kami ingin menegaskan kembali komitmen berkelanjutan kami untuk memberikan layanan penjualan dan purna jual terbaik kepada pelanggan kami di sini,"kata dia.

    Sebelumnya media Jepang, Japantimes.co.jp mengabarkan Nissan akan menghentikan produksi kendaraan di Indonesia lantaran realisasi penjualan kendaraan anjlok di Tanah Air.

    Pada Januari 2020, produsen mobil terbesar ketiga di Jepang itu sudah menghentikan produksi di negara Asia Tenggara, termasuk pengembangan kendaraan untuk pasar negara berkembang di bawah merek Datsun.

    "Keputusan untuk menarik diri dari produksi kendaraan di Indonesia adalah bagian dari langkah-langkah restrukturisasi yang diambil pembuat mobil untuk memotong biaya di tengah penurunan pendapatan," kata sumber media Jepang tersebut

    Nissan diberitakan mengalami kesulitan lantaran krisis saat ini. Kondisi itu diperburuk dengan penangkapan mantan bosnya Carlos Ghosn dan pelariannya ke Lebanon.

    Nissan berencana untuk melanjutkan penjualan kendaraan di Indonesia sambil mempertimbangkan pabrik Indonesia untuk memproduksi mesin Mitsubishi Motors Corp.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.