Wuhan Pulih dari Corona, Pabrik Mobil Diminta Beroperasi Kembali

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas pekerja di pabrik pabrik Joint Venture Honda Motor - Dongfeng Motor Group di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, 12 April 2019. REUTERS/Norihiko Shirouzu

    Aktivitas pekerja di pabrik pabrik Joint Venture Honda Motor - Dongfeng Motor Group di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, 12 April 2019. REUTERS/Norihiko Shirouzu

    TEMPO.CO, Wuhan - Deputi Gubernur Hubei, Cao Guangjing memberikan lampu hijau kepada perusahaan otomotif yang berbasis di Wuhan, Cina, untuk membuka kembali pabriknya. Keputusan ini dikeluarkan setelah kota itu dinilai pulih dari wabah virus corona

    Seperti dilansir dari Kantor Berita Xinhua, Cao menyebut bahwa rantai industri nasional dan global yang terkait dengan mata pencaharian orang, diizinkan untuk melanjutkan operasi. Tak terkecuali Kota Wuhan yang dikenal sebagai kota industri otomotif sekaligus pusat penyebaran virus corona baru.

    Kota Wuhan disebut sudah memungkinkan untuk kembali memproduksi mobil dan suku cadang. Cao mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan di Wuhan sangat penting bagi rantai industri.

    Jika tidak beroperasi dalam waktu yang panjang, maka akan berdampak besar terhadap keberlangsungan ekonomi negara. Kata Cao, mulai 21 Maret 2020, perusahaan yang tidak termasuk dalam "daftar negatif," wabah corona dapat memulai kembali aktivitas.

    Perusahaan yang berada dalam "daftar negatif", antara lain bioskop, toko buku, bar, pusat kebugaran, dan restoran. Perusahaan itu tidak dapat melanjutkan pekerjaan sebelum epidemi berakhir. Alasannya, risiko infeksi atau penyebaran virus lebih tinggi.

    Meski demikian, Cao mengakui bahwa ada beberapa tantangan dalam memulai kembali aktivitas pabrik. Tak terkecuali urusan administrasi yang rumit dalam membuat pekerja migran untuk kembali bekerja, pembatasan lalu lintas, dan kekurangan dana.
    .
    Untuk diketahui, Wuhan adalah basis produksi mobil utama Cina. Kota ini menjadi rumah bagi usaha aliansi seperti Buick, Chevrolet, Renault, Peugeot dan Honda. Tak terkecuali sejumlah produsen suku cadang kendaraan. Seluruh pabrik otomotif berhenti sejak virus corona menghantam negeri ini. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.