Kalla Toyota Targetkan New Agya Bisa Perbesar Segmen Milenial

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Agya terbaru. Sumber TAM

    Toyota Agya terbaru. Sumber TAM

    TEMPO.CO, Makassar - Sejak memasarkan Toyota Agya, PT Kalla Toyota sudah membukukan 16.270 unit penjualan. Angka ini diharapkan meningkat dengan kehadiran Toyota New Agya.

    "New Agya semakin memperkuat posisinya sebagai kendaraan untuk generasi muda di Indonesia. Tampilan sporty dan agresif diwujudkan melalui desain eksterior dan fitur-fitur terbaru,” ujar Chief Operation Officer Kalla Toyota, Robby Wijaya dalam keterangan pers yang diterima Tempo, Senin, 23 Maret 2020.

    Toyota Agya sendiri diklaim sebagai pionir dalam membuka pasar baru di segmen hatchback untuk kalangan anak muda. Total kumulatif penjualan Kalla Toyota untuk Agya dari 2015 hingga Februari 2020 sebanyak 16.270 unit.

    Sejak 2013, Toyota Agya menjadi bukti komitmen Toyota untuk senantiasa memberikan lebih banyak pilihan solusi mobilitas kepada pelanggan. Oleh karena itu, Toyota Agya facelift ini diharapkan dapat menyumbang penjualan perusahaan. LCGC ini menyasar konsumen milenial.

    "Toyota New Agya mampu hadir menjawab kebutuhan mobilitas konsumen yang mayoritas adalah anak muda modern. Kami harap kehadiran New Agya yang makin sporty dan elegan semakin memperkuat perannya sebagai mobil terbaik dalam memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat,” kata Marketing & Customer First General Manager PT Kalla Toyota, Abdul Wahab.

    New Agya hadir dengan perubahan eksterior yang mencolok di bagian depan. Mulai bumper hingga desain grille yang lebih modern. Adapun ubahan yang cukup signifikan adalah kehadiran fitur Engine Start/Stop (keyless) dan New Retractable Side Mirror.

    New Agya hadir dengan berbagai warna pilihan seperti Red, White, Gray Metallic, dan Black, Silver Metallic, Yellow, dan Orange Metallic sebagai warna baru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.