Darurat Corona, Fiat Chrysler Produksi Masker untuk Amerika Utara

Reporter

Seorang pekerja mengemas masker wajah pelindung di pabrik DES saat Kroasia meningkatkan langkah-langkah untuk memerangi wabah Coronavirus (COVID-19), di Split, Kroasia, 19 Maret 2020. REUTERS/Antonio Bronic

TEMPO.CO, Milan - Produsen mobil Italia-Amerika Serikat, Fiat Chrysler (FCA), akan memproduksi satu juta masker per bulan dan mendistribusikannya ke layanan darurat di Amerika Utara untuk membantu memerangi penyebaran virus corona, Reuters melaporkan Selasa, 24 Maret 2020.

FCA juga berusaha membantu memproduksi respirator yang sangat dibutuhkan bagi pasien dalam perawatan intensif di Italia. FCA menjadi salah satu dari sejumlah produsen besar yang mengadaptasi jalur produksi mereka untuk membuat produk darurat dalam pasokan yang sangat terbatas.

"Kapasitas produksi sedang dipasang minggu ini dan perusahaan akan mulai membuat masker wajah dalam beberapa minggu mendatang dengan distribusi awal di seluruh Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko," katanya dalam sebuah pernyataan yang dirilis Senin malam.

Produksi bulanan satu juta masker akan disumbangkan ke polisi, staf medis darurat, petugas pemadam kebakaran dan pekerja di rumah sakit serta klinik perawatan kesehatan.

Keputusan untuk memulai distribusi masker di Amerika Utara dibanding di Italia, negara asal perusahaan itu, menggarisbawahi keseimbangan yang harus dipertahankan oleh perusahaan global karena mereka mempertimbangkan di mana harus menawarkan bantuan dalam keadaan darurat.

Masker wajah dan peralatan pelindung lainnya untuk staf medis telah habis di seluruh dunia ketika ribuan kasus baru dari virus yang sangat menular masuk rumah sakit setiap hari.

Posisi Fiat sebagai pilar bersejarah industri Italia yang akan menyumbangkan sejuta masker ke Amerika Utama dan peralatan medis lainnya cukup sensitif, terutama karena Italia adalah negara yang paling parah terkena virus sejauh ini.

Baik FCA dan pemegang saham, Exor, perusahaan investasi keluarga Agnelli, telah menawarkan bantuan yang signifikan untuk upaya menangani krisis di Italia, di mana hampir 6.000 orang telah meninggal.

FCA dan pembuat mobil mewah Ferrari, yang juga dikendalikan oleh Exor, sedang dalam pembicaraan dengan Siare, produsen respirator terbesar Italia, untuk membantunya menggandakan produksi mesin yang akan dipakai menangani pasien terinfeksi positif COVID-19.

Selain itu, keluarga Agnelli mengatakan pekan lalu bahwa pihaknya menyumbangkan 10 juta euro (setara Rp 177,4 miliar) untuk memerangi virus corona di Italia.

Perusahaan yang dikendalikan oleh Exor disebut membeli 150 ventilator dan peralatan medis lainnya di luar negeri, menyediakan kendaraan untuk mendukung orang yang membutuhkan dan menghubungi pihak berwenang Italia untuk membantu mereka membeli peralatan medis dan produk kesehatan di luar negeri.

Sebagai bagian dari proses, seorang juru bicara Exor mengatakan pada hari Selasa bahwa kelompok itu telah melakukan pembelian awal 250.000 masker di Cina yang akan didistribusikan di Italia dan diharapkan tiba pada akhir minggu ini. 






BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

6 jam lalu

BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

BPS menyebut jumlah kunjungan wisawatan asing melonjak sebesar 384,12 persen secara yoy dan secara kumulatif meningkat 251,28 persen.


Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

2 hari lalu

Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

Kasus virus flu burung yang menginfeksi hewan mamalia di Inggris dan Spanyol membuat para ahli khawatir selanjutnya bisa menular ke manusia.


Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

2 hari lalu

Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

Pengamat tata kota Nirwono Joga menyatakan Wisma Atlet Kemayoran dibangun untuk kepentingan event olahraga internasional. Bisa untuk olimpiade.


Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

3 hari lalu

Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

Heru Budi mengatakan pengelolaan Wisma Atlet jadi kewenangan Pusat. DPRD DKI minta jangan dibiarkan kosong agar tak banyak kuntilanak.


Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

4 hari lalu

Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

AMSI dinilai telah memberikan kontribusi penting khususnya dalam penyebaran informasi tentang Covid-19 dan pencegahan hoaks selama pandemi.


Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

5 hari lalu

Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

Jokowi menyebut akibat kegagapan menangani pandemi, terjadi turbulensi ekonomi dan membuat pertumbuhan ekonomi jatuh.


Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

5 hari lalu

Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

Sebelumnya, Jepang bahkan mengumumkan akan mempertimbangkan untuk melonggarkan rekomendasi penggunaan masker.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

5 hari lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


Saat Korea Selatan Tak Lagi Terapkan Mandat Penggunaan Masker

6 hari lalu

Saat Korea Selatan Tak Lagi Terapkan Mandat Penggunaan Masker

Korea Selatan adalah salah satu negara pertama yang melaporkan wabah Covid-19 pada awal 2020.


Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

6 hari lalu

Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

Mantan presiden Donald Trump pertama kali menyatakan pandemi COVID-19 sebagai darurat nasional Amerika Serikat pada 13 Maret 2020