Ford Gabung GE dan 3M Produksi Ventilator untuk Memerangi Corona

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ford Logo

    Ford Logo

    TEMPO.CO, Jakarta - Ford Motor Co bergabung dengan General Electric dan 3M memproduksi ribuan respirator dan ventilator untuk membantu memerangi penyebaran virus corona, Reuters, Selasa 24 Maret 2020. Kolaborasi tiga produsen raksasa ini di bawah kode kemitraan bernama “Project Apollo.”

    Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyerukan kepada produsen mobil AS untuk bekerja lintas sektor dalam memproduksi peralatan yang dibutuhkan dalam menangani pandemi corona.

    Wabah dengan penularan yang cepat, menewaskan lebih dari 16.500 orang di seluruh dunia, telah melelahkan sistem perawatan kesehatan di seluruh dunia. Wabah ini juga menyebabkan kekurangan ventilator untuk merawat pasien yang mengalami kesulitan pernapasan dan pneumonia pada kasus yang lebih parah.

    "Kami telah melakukan dialog rutin dengan pejabat federal, negara bagian, dan lokal untuk memahami bidang-bidang yang paling membutuhkan," kata Chief Executive Ford Jim Hackett seperti dilansir Retuers, Selasa, 24 Maret 2020.

    Ford dan GE Healthcare akan memperluas produksi desain ventilator untuk mendukung pasien dengan kegagalan pernapasan atau kesulitan bernapas yang disebabkan oleh patogen. Selain itu, mereka mengembangkan desain yang disederhanakan untuk diproduksi di salah satu pabrik Ford.

    “Rencananya adalah untuk mendapatkan desain baru yang disetujui dengan cepat oleh Food and Drug Administration AS,” kata Vice President And Chief Quality Officer GE Healthcare, Tom Westrick. 

    Ford juga sedang mengevaluasi upaya terpisah yang tidak melibatkan GE dengan pemerintah Inggris untuk membuat ventilator tambahan.

    Hackett mengatakan kepada CNN bahwa dia yakin industri ini dapat menghasilkan "ratusan ribu" ventilator untuk memenuhi kebutuhan dalam penanganan virus corona pada awal hingga pertengahan Mei 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.