Dampak Corona, Toyota Indonesia Kampanye Produk via Digital

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Agya terbaru. Sumber TAM

    Toyota Agya terbaru. Sumber TAM

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktivitas masyarakat di Indonesia benar-benar terbatas dalam beberapa hari terakhir karena virus corona. Hal ini berdampak pada banyak aktivitas, mulai dari sekolah dan bekerja dari rumah, hingga penjualan mobil di showroom. Padahal, sejumlah agen pemegang merek (APM) baru saja meluncurkan model terbaru mereka. 

    PT Toyota Astra Motor (TAM) misalnya, meluncurkan Toyota Agya facelift yang bermain di segmen Low Cost Green Car (LCGC). Direktur Pemasaran TAM, Anton Jimmi Suwandy, mengatakan bahwa saat ini tetap melakukan kampanye produk, namun dengan cara yang lain. "Pada saat ini promosi dan marketing melalui digital communication," kata Anton kepada Tempo, Rabu, 25 Maret 2020. 

    Toyota Agya facelift meluncur secara virtual pada 19 Maret 2020. Model ini dipasarkan dengan harga mulai Rp 143,8 juta sampai Rp 169,29 juta untuk varian termahal.

    "Untuk kenaikan harga sendiri hanya sekitarRp  500 ribuan untuk tipe paling murah, semua harga OTR DKI Jakarta," kata Anton ketika itu. 

    Terkait pandemik corona, Anton mengklaim TAM memberikan insentif dan program menarik bagi calon konsumennya. “Insentif pembelian ada macam-macam ya, contohnya ada program leasing bunga ringan 3,68 persen dan juga program baru Deal Cermat,” kata Anton seperti dikutip dari Bisnis, Kamis, 19 Maret 2020.

    Dia menjelaskan konsumen mendapatkan sejumlah keuntungan dari program tersebut. Melalui Deal Cermat, jelasnya, konsumen yang membeli Agya bisa mendapatkan cicilan mulai dari Rp1,9 juta per bulan. Program Deal Cermat juga dilengkapi dengan paket servis dan bahkan garansi trade-in. 

    Anton juga memastikan bahwa layanan bengkel tetap berjalan untuk memberikan bantuan kepada konsumen yang membutuhkan di tengah pandemik corona. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.