Wabah Corona, Penutupan Pabrik Mobil di AS Diperpanjang

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • General Motors Logo (Dok. GM)

    General Motors Logo (Dok. GM)

    TEMPO.CO, Washington - Tiga produsen mobil terbesar di Detroit berencana untuk memperpanjang penghentian produksi kendaraan di Amerika Utara hingga April 2020 untuk mencegah pandemik virus corona, demikian Reuters melaporkan, Rabu, 25 Maret 2020. 

    Sebelumnya pada 18 Maret, para produsen mobil akan menghentikan produksi sampai paling tidak 30 Maret.

    Ford Motor mengatakan dalam sebuah pernyataan Selasa, 23 Maret 2020, mereka tidak akan memulai produksi pada 30 Maret 2020 seperti yang diharapkan semula. 

    Sumber Reuters menyebut pabrik Ford kemungkinan besar akan dioperasikan pada 6 April, tetapi target itu bisa saja diperpanjang dan disesuaikan dengan kondisi terkait virus corona. 

    General Motors dan Fiat Chrysler Automobiles NV juga tidak berencana untuk melanjutkan produksi pada 30 Maret. Belum ada kepastian kapan kedua pabrikan besar ini dapat melanjutkan produksinya.

    GM menolak berkomentar tetapi mengatakan minggu lalu ketika mengumumkan penutupan itu akan berlangsung "sampai setidaknya 30 Maret. Status produksi akan dievaluasi kembali minggu-ke-minggu setelah itu."

    Gubernur Michigan Gretchen Whitmer mengeluarkan perintah pada Senin, 23 Maret, yang melarang bisnis non-esensial beroperasi hingga 13 April terkait wabah corona.

    Michigan telah menyatakan penjualan kendaraan oleh dealer tidak diizinkan berdasarkan pesanan, tetapi dealer dan fasilitas lainnya dapat melakukan perbaikan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.