Perusahan Otomotif India Bantu Pemerintah Perangi Wabah Corona

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pabrik Maruti Suzuki di India. Sumber: rushlane.com

    Pabrik Maruti Suzuki di India. Sumber: rushlane.com

    TEMPO.CO, New Delhi - Maruti Suzuki India Group menjalin kerjasama dengan AqVa Healthcare untuk memproduksi ventilator, masker, dan alat pelindung diri (APD) sebagai upaya melawan wabah virus corona atau covid-19. Tak hanya Maruti Suzuki, Hyundai India, TVS Motors, dan Sundaram Clayton juga ikut membantu

    Seperti dilansir dari rushlane, AqVa Healthcare adalah produsen ventilator yang digandeng Maruti Suzuki untuk mempercepat produksi ventilator dengan target sekitar 10.000 unit per bulan.

    Maruti Suzuki juga akan bertanggung jawab atas penyediaan komponen berupa teknologi dan menjamin kualitas barang yang digunakan. Produsen mobil terbesar di India itu, juga akan membiayai proyek dan akan mendapatkan semua izin dan persetujuan yang diperlukan untuk meningkatkan produksi

    Krishna Maruti Limited, perusahaan patungan dari Maruti Suzuki juga turut berkontribus dengan memprodukai masker. Masker ini akan dipasok untuk memnuhi kebutuhan pemerintah. Adapun produksinya akan dimulai setelah persetujuan diterima.

    Untuk pakaian pelindung, Maruti Suzuki telah menandatangani kesepakatan dengan perusahaan Bharat Seats Limited.

    Produsen mobil lainnya yang melakukan perlawanan terhadap coronavirus adalah CSR dari Hyundai Motor India, melalui Yayasan Hyundai Motor India.

    Mereka telah memesan Test Kit atau alat uji diagnostik lanjutan dari Korea Selatan. Test Kit canggih ini memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dan akan membantu lebih dari 25 ribu orang.

    Test Kit akan didistribusikan ke rumah sakit di daerah yang terkena dampak setelah berkonsultasi dengan Pemerintah Pusat dan Negara Bagian di India.

    Selain itu, Mahindra dan TVS juga bergabung dengan membuat peralatan medis untuk pasien yang kritis. Mahindra menyediakan ventilator. Sedangkan TVS Motors dan Sundaram Clayton akan menghabiskan sekitar crores Rs.30 untuk melawan wabah COVID-19 dengan membuat 1 juta masker wajah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.