Mercedes-Benz Bantu Perangi Corona dengan Printer 3D

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Mercedes-Benz. REUTERS/Michaela Rehle

    Logo Mercedes-Benz. REUTERS/Michaela Rehle

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen mobil mewah Mercedes-Benz menawarkan dukungan lewat pembuatan alat kesehatan (alkes) dengan bantuan printer tiga dimensi atau 3D guna memerangi pandemi virus corona atau COVID-19 di Jerman.

    Jörg Burzer, Anggota Dewan Manajemen Mercedes-Benz AG, Dept Produksi dan Rantai Suplai mengatakan bahwa pihaknya siap berkontribusi membuat perangkat medis lewat teknologi pencetakan 3D serta tim yang kompeten.

    "Keahlian dan pengetahuan khusus kami tersedia untuk produksi. Sekarang, terserah sektor teknologi medis untuk menghubungi kami. Printer 3D kami pasti tersedia," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Bisnis, Senin, 30 Maret 2020.

    Burzer menyampaikan bahwa pembahasan mengenai bantuan tersebut telah dibicarakan dengan pemerintah negara bagian Baden-Württemberg, Jerman.

    Pabrikan yang bermarkas di Stuttgart itu diklaim memiliki pengalaman dalam penelitian dan penerapan manufaktur aditif selama sekitar 30 tahun. Burzer mengatakan di sektor mobil penumpang, pencetakan 3D biasa digunakan dalam konstruksi prototip dan produksi seri kecil.

    "Mercedes-Benz sudah menggunakan mesin cetak 3D untuk memproduksi hingga 150.000 komponen plastik dan logam setiap tahun," kata Burzer.

    Dia menyatakan bahwa kapasitas tersebut sudah dapat digunakan untuk keperluan medis. Proses pencetakan 3D dapat dipakai, mulai dari stereolithography (SLA), selective laser sintering (SLS) dan fused deposition modeling (FDM) hingga selective laser melting (SLM).

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.