Mobil Dom di Film Fast and Furious Jadi Mainan Lego, Harganya..

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Dodge Charger milik aktor utama di film Fast and Furious, Dominic Toretto hadir dalam mainan LEGO. Sumber: motor1.com

    Mobil Dodge Charger milik aktor utama di film Fast and Furious, Dominic Toretto hadir dalam mainan LEGO. Sumber: motor1.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobil Dodge Charger milik aktor utama di film Fast and Furious, Dominic Toretto akan ditawarkan dalam mainan LEGO. Ada sekitar 1.077 bagian seperti disebutkan di situs web perusahaan yang harus dirangkaikan. Mainan yang ditujukan untuk anak-anak berusia 10 atau lebih dijual dengan harga US$ 99,99 sekitar Rp 1,6 juta. Mainan ini bisa mulai pre-order dan akan dikirim ke rumah konsumen mulai 27 April 2020. Patut dicatat, LEGO membatasi pembelian hingga dua unit.

    Replika mainan Charger Dodge Charger R/T tahun 1970 dengan supercharger besar thumpin yang menyembul keluar dari kap mesin dan beberapa botol nitrat untuk ukuran besar juga berfungsi sebagai pembuka film barunya, Fast 9 yang meramaikan bioskop pada April 2021. Universal Studio menunda film hampir setahun karena pandemi coronavirus.

    Mobil Dodge Charger milik aktor utama di film Fast and Furious, Dominic Toretto hadir dalam mainan LEGO. Sumber: motor1.com

    Pada Lego Technic, Supercharger dikemas dengan detail otentik seperti piston yang bergerak, sistem kemudi fungsional, dan suspensi wishbone. Mobil berukuran 15 inci panjangnya dan 6 inci lebarnya, dengan tinggi 4 inci - ukuran yang tepat untuk bermain di lantai dan memajang di atas meja kopi.

    Seperti pada mainan rakitan rumit, LEGO memasok set ini dengan instruksi terperinci untuk membantu perakitnya. LEGO mengklaim bahwa perangkat ini memenuhi standar industri tertinggi untuk keselamatan.

    Mobil bertenaga milik Dominic Toretto sama sekali tidak aman. Dodge Charger dilaporkan menghasilkan 900 tenaga kuda. Torsinya sangat liar ketika dikendarai.

    AUTO EVOLUTION


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.