Perangi Wabah Corona, Lamborghini Ikut Produksi Masker dan APD

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan Lambhorgini kini beralih membuat APD. Sumber: motor1.com

    Karyawan Lambhorgini kini beralih membuat APD. Sumber: motor1.com

    TEMPO.CO, Bologna - Lamborghini ikut memproduksi masker dan alat pelindung diri untuk tenaga kesehatan. Masker akan diproduksi oleh para pekerja yang selama ini bertanggung jawab atas perakitan interior Lambo Huracan dan Aventador.

    "Selama keadaan darurat ini, kami merasa perlu untuk memberikan kontribusi yang konkret," kata CEO Automobili Lamborghini, Stefano Domenicali seperti dikutip dari motor1, Kamis, 2 April 2020.

    Bantuan ini bagian dari upaya Lamborghini memerangi wabah corona di negeri Pizza. Domeniceli berharap, Italia bisa segera pulih dari bencana non alam tersebut.

    "Kami akan memenangkan pertempuran ini bersama dengan mendukung mereka yang berada di garis depan dalam memerangi pandemi setiap hari, "ujarnya.

    Produksi masker dan APD diproduksi di pabrik Lamborghini di Sant'Agata Bolognese, Italia. Masker ini diproduksi oleh para pekerja yang selama ini bertanggung jawab membuat interior Lambo Huracan dan Aventador. Target produksi 1.000 unit per hari.

    Adapun alat pelindung diri untuk pekerja kesehatan diproduksi menggunakan printer 3D di pabrik produksi serat karbon dan departemen Penelitian dan Pengembangan Lamborghini. Target 200 unit per hari APD dan Masker akan disumbangkan ke Rumah Sakit Sant'Orsola-Malpighi di Bologna.

    Italia sendiri merupakan salah satu negara yang terkena dampak pandemi covid-19. Per 1 April 2020, negara ini telah mencatat 110.574 kasus positif dengan jumlah kematian 13.155 orang dan pasien sembuh 16.847 orang. Italia menjadi negara kedua terbanyak setelah Amerika Serikat dalam hal kasus positif corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.