Pandemi Corona, Beijing Auto Show Ditunda hingga September

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung dan awak media menyambut dengan gembira saat mobil listrik perdana besutan LeEco, yakni LeSee diperkenalkan dalam China Autoshow 2016 di Beijingm Cina, 20 April 2016. Saat diperlihatkan kecanggihan LeSee, mobil tersebut dapat bergerak hanya melalui sistem suara melalui sebuah smartphone. Photo : LeEco

    Pengunjung dan awak media menyambut dengan gembira saat mobil listrik perdana besutan LeEco, yakni LeSee diperkenalkan dalam China Autoshow 2016 di Beijingm Cina, 20 April 2016. Saat diperlihatkan kecanggihan LeSee, mobil tersebut dapat bergerak hanya melalui sistem suara melalui sebuah smartphone. Photo : LeEco

    TEMPO.CO, Jakarta - Pameran otomotif Beijing Auto Show yang semula akan digelar pada 21-30 April 2020 dijadwal ulang pada 26 September hingga 5 Oktober 2020. Keputusan ini mengikuti sebagian besar pameran otomotif besar di negara lain yang lebih dulu mengumumkan pembatalan atau penundaan karena pandemi virus corona, Reuters, 3 April 2020. 

    Sebelumnya, Detroit Auto Show tahun ini dibatalkan karena Cobo Hall, tempat yang akan digunakan untuk penyelenggaraan pameran, diubah fungsinya menjadi rumah sakit darurat untuk menangani pasien terinfeksi virus corona. Pameran ini akan digelar pada tahun depan. 

    Pameran otomotif besar lainnya yang dibatalkan adalah Geneva Motor Show. Pameran yang seharusnya digelar pada awal Maret itu dibatalkan hanya beberapa hari sebelum pameran dibuka.

    Paris Auto Show juga terdampak wabah corona, meski tak diumumkan pembatalan total. Rangkaian pameran saat ini masih berlangsung, dengan pameran utama diubah menjadi pertemuan terbatas, business to business. 

    Di Indonesia, pameran otomotif Indonesia International Motor Show yang semula akan berlangsung pada 9-19 April 2020 juga ditunda karena pandemi virus corona yang semakin meluas. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.