Penundaan Balap F1 Diperpanjang karena Pandemi Virus Corona

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana balapan Formula One F1 Grand Prix Cina 2019 di Shanghai, 14 April 2019. Para penggemar adu kecepatan jet balap di negara Tirai Bambu harus gigit jari karena F1 GP Cina 2020 telah ditunda, sementara di Bahrain akan digelar tanpa penonton.  REUTERS/Aly Song

    Suasana balapan Formula One F1 Grand Prix Cina 2019 di Shanghai, 14 April 2019. Para penggemar adu kecepatan jet balap di negara Tirai Bambu harus gigit jari karena F1 GP Cina 2020 telah ditunda, sementara di Bahrain akan digelar tanpa penonton. REUTERS/Aly Song

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah beberapa ajang balap 2020 dibatalkan, Tim dan Otoritas Formula 1 (F1) sepakat menunda dan menjadwal ulang ajang bergengsi itu. Sebelumnya balapan single seater itu dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Agustus 2020, namun pandemi COVID-19 mengharuskannya ditunda.

    Sejumlah tim F1 telah menangguhkan persiapan mereka selama tiga minggu terakhir. Pertemuan para pejabat F1 pada, Senin, 6 April 2020, sepakat memperpanjang masa penangguhan selama lima minggu ke depan.

    "Melalui voting secara elektronik, Komisi dan tim F1 juga Dewan Olahraga Motor Dunia sepakat untuk memperpanjang periode penutupan (shutdown) Formula1. Perpanjangan dari 21 hari menjadi 35 hari. Terhitung mulai bulan Maret, April, dan Mei. Keputusan ini berlaku untuk semua pesaing dan produsen unit daya," demikian bunyi pernyataan dari FIA seperti dilansir dari motorsport.com, Rabu, 8 April 2020.

    Keputusan itu diambil ketika sejumlah negara menerapkan protokol pembatasan aktivitas masyarakat di luar rumah. Perjalanan yang diperbolehkan hanya untuk membeli kebutuhan dasar dan mendesak.

    Beberapa tim F1 yang bermarkas di Inggris sudah mulai mengistarahatkan pekerja mereka selama waktu istirahat tanpa balapan. Sekitar setengah staf dari jumlah total telah dirumahkan.

    Sementara itu, Grand Prix Kanada yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni 2020 belum ada informasi akan dibatalkan. Namun beberapa pihak meragukan acara itu akan terlaksana mengingat belum ada tanda-tanda COVID-19 mereda. Di sisi lain Grand Prix Inggris, yang dijadwalkan 19 Juli, baru akan diputuskan pada akhir April mendatang.

    Meski demikian para pejabat F1 tetap berharap bisa melaksanakan 15-18 seri balapan musim 2020 yang akan dimulai pada musim panas mendatang. Jika virus corona belum juga mereda, opsi memperpanjang kampanye hingga 2021 tetap dipertimbangkan oleh mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.