Corona, Pabrik Suzuki Indonesia Kembali Beroperasi 24 April 2020

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan perakitan mobil Suzuki Ertiga di Pabrik Suzuki Cikarang, Bekasi, Senin 19 Februari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan perakitan mobil Suzuki Ertiga di Pabrik Suzuki Cikarang, Bekasi, Senin 19 Februari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, JakartaSuzuki Indomobil memastikan mulai mengoperasikan kembali pabriknya pada 24 April, setelah masa penangguhan sementara selama 2 pekan selesai diberlakukan.

    4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra mengatakan kegiatan produksi di pabrikan Suzuki akan beroperasi kembali sesuai dengan peraturan pemerintah.

    "Setelah berhenti sementara, kami berencana untuk beroperasi kembali. Tentunya dengan protokol yang sudah ditentukan dan sesuai dengan peraturan yang ada," kata Donny saat dihubungi Bisnis, Rabu, 8 April 2020.

    Penghentian sementara kegiatan produksi Suzuki akan berlangsung selama 2 pekan, mulai 13 April 2020 hingga 24 April 2020. Penangguhan tersebut dilakukan di ketiga lokasi pabrik Suzuki, yakni di Cakung, Tambun, dan Cikarang.

    Kementerian Perindustrian, melalui Surat Edaran Menteri Perindustrian (Menperin) Nomor 4/2020, menyatakan perusahaan industri, termasuk sektor otomotif diizinkan beroperasi dengan memenuhi ketentuan protokol pencegahan COVID-19. Edaran itu terbit 7 April 2020.

    Sementara itu, PT Honda Prospect Motor (HPM) mengambil langkah hati-hati dalam menyikapi surat edaran tersebut.

    Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director HPM, mengatakan perusahaan terus memonitor permintaan di pasar untuk mempersiapkan strategi yang tepat dalam menjalankan aktivitas produksi ke depannya.

    HPM diketahui berencana menghentikan produksinya untuk sementara waktu guna mencegah penyebaran virus corona. Perusahaan akan menutup pabrikannya yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, selama 2 pekan, dimulai pada 13 April 2020.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.