Penjualan Suzuki Indonesia Maret 2020 Turun Tipis

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung sedang mengamati mobil Suzuki Ertiga di GIIAS 2019 di ICE, BSD City, Tangerang, 19 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Pengunjung sedang mengamati mobil Suzuki Ertiga di GIIAS 2019 di ICE, BSD City, Tangerang, 19 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kinerja penjualan PT Suzuki Indomobil Sales pada Maret 2020 turun tipis dibandingkan periode yang sama pada 2019.

    Donny Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan total penjualan retail Suzuki pada Maret mencapai 7.161 unit atau turun 2,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yakni 7.321 unit.

    Namun, apabila dibandingkan dengan penjualan Februari 2020, kinerja Suzuki terkontraksi sebesar 12 persen pada Maret tahun ini. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), secara keseluruhan Suzuki telah membukukan 25.425 unit pada kuartal I/2020.

    "Bulan ini [April] mungkin lebih turun," kata Donny saat dihubungi Bisnis, Rabu, 8 April 2020. 

    Donny berharap usulan Kementerian Perindustrian terkait dengan pemberian stimulus kepada industri otomotif dapat segera terwujud. 

    Menurutnya, pemberian paket stimulus sangat memengaruhi perjalanan usaha industri otomotif dalam negeri yang terpukul oleh penyebaran virus corona atau COVID-19.

    "Saat ini, kami sangat terdampak dengan adanya COVID-19. Pemberian stimulus fiskal, non fiskal dan moneter sangat kami harapkan demi kelangsungan usaha industri otomotif," ujarnya. 

    Sementara itu, PT Toyota Astra Motor mencatat penjualan wholesales sebanyak 26.191 unit sepanjang Maret 2020. 

    Angka ini meningkat dibanding penjualan pada Februari sebanyak 25.053 unit dan Januari (24.119 unit). Sementara itu, brand mewah Toyota, Lexus, mencatat penjualan sebanyak 155 unit sepanjang Maret 2020. Angka ini lebih tinggi dibanding capaian Februari sebanyak 127 unit, dan Januari (32 unit). 

    Direktur Marketing TAM Anton Jimmi Suwandy mengatakan bahwa penjualan mobil di Indonesia, khususnya di Toyota, mulai terdampak wabah corona pada minggu ketiga Maret 2020. "Kami masih monitor terus perkembangkan corona. April ini masih akan terimbas pada penjualan," kata Anton saat dihubungi Tempo, Rabu, 8 April 2020. 

    BISNIS

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.