Wabah Corona, Honda Siapkan Layanan Servis ke Rumah Konsumen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda Home Service. (HPM)

    Honda Home Service. (HPM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah meluasnya wabah virus corona di Indonesia, PT Honda Prospect Motor mengajak turun mengakak konsumennya untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dengan progeam "Parkir di Rumah". Sejurus dengan itu, Honda Indonesia menawarkan layanan penjualan dan purna jual ke rumah konsumen.

    Dari keterangan pers yang diterima Tempo, Rabu, 8 April 2020, Program Home Service Honda saat ini didukung 118 dealer di berbagai kota di Tanah Air. Dealer ini akan melayani konsumen yang membutuhkan perawatan atau perbaikan mobil tanpa meninggalkan rumah masing-masing.

    Pekerjaan servis yang dilakukan di rumah konsumen meliputi perawatan berkala, mulai dari sampai dengan 100.000 km, serta perbaikan ringan seperti karet wiper dan aki. Untuk perbaikan dan proses perawatan berkala yang membutuhkan peralatan khusus yaitu 40.000 km, 60.000 km dan 80.000 km, Honda menyediakan layanan Pick Up Service untuk menjemput mobil pelanggan ke bengkel resmi terdekat.

    Terkait dengan kondisi saat ini, Honda juga telah menerapkan berbagai prosedur kesehatan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan konsumen.

    Sebelum melakukan pekerjaan di rumah pelanggan, teknisi Honda yang bertugas akan diperiksa kesehatannya terlebih dahulu dan akan disertakan form hasil pemeriksaan kesehatan tersebut.

    Selama proses pengerjaan, teknis wajib mengenakan masker dan menyemprotkan cairan disinfektan pada bagian interior mobil meliputi setir, transmisi, kursi, gagang pintu bagian luar dan dalam, area sekitar Switch Door Mirror, Lining Door dan lainnya.

    Bagi konsumen yang ingin mendapatkan layanan Home Service ini, dapat menghubungi dealer resmi Honda terdekat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.