Suzuki Hentikan Pabrik saat PSBB, Pasokan Berkurang 60 Persen

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peluncuran Suzuki GSX-R150 yang telah dilengkapi dengan fitur ABS di ajang IMOS 2018 di Jakarta Convention Center Rabu 31 Oktober 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    Peluncuran Suzuki GSX-R150 yang telah dilengkapi dengan fitur ABS di ajang IMOS 2018 di Jakarta Convention Center Rabu 31 Oktober 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Penghentian sementara produksi pabrik sepeda motor milik PT Suzuki Indomobil Motor akan mengurangi pasokan 49 hingga 60 persen dari unit kendaraan untuk memenuhi pasar domestik dan luar negeri.

    Yohan Yahya, Department Head of Sales and Marketing 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan pabrik mesin dan transmisi di Cakung, Jakarta Timur, serta pabrik perakitan motor di Tambun II, Bekasi, Jawa Barat akan ditutup mulai 13 April sampai 24 April 2020.

    "Penghentian produksi sementara ini mengikuti saran dari pemerintah untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Sebelumnya, kami juga melakukan pencegahan yang begitu ketat demi menjaga kesehatan dan keamanan seluruh elemen perusahaan," kata Yohan saat dihubungi Bisnis, Kamis 9 April 2020.

    Akibat penghentian produksi sementara itu, lebih dari 50 persen produksi akan terdampak. Yohan menyebutkan selama sebulan, Suzuki Indomobil Motor (SIM) mampu menghasilkan lebih dari 10.000 unit sepeda motor untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan luar negeri.

    "Kami produksi, termasuk ekspor diatas 10.000 per bulan. Dengan penghentian sementara pada April, setidaknya akan mengurangi sekitar 49-60 persen produksi selama sebulan," ujarnya.

    Kendati Kementerian Perindustrian telah mengeluarkan surat edaran yang memperbolehkan izin operasi pabrik, Yohan menyatakan penyetopan produksi akan tetap berjalan sesuai rencana. Aktivasi akan dilakukan setelah masa penangguhan selesai diterapkan.

    Dari sisi penjualan, Yohan menegaskan bahwa posisi SIM saat ini lebih berorientasi terhadap keselamatan dan kesehatan semua pihak, termasuk karyawan, mitra kerja, dan konsumen loyal Suzuki.

    "Saat ini kami tidak terlalu memikirkan penjualan. Kami fokus dulu kepada keselamatan dan kesehatan seluruh pihak. Jadi, kami tidak berfokus terhadap penjualan dulu hingga kondisi ini membaik," ucapnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.