Dihantam Corona, Penjualan SAIC Motor Turun 55,71 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SAIC-GM-Wuling meluncurkan Wuling Hongguang S3 SUV di Cina awal November 2017. Model ini diklaim masuk ke segmen entry level dengan harga jual mulai Rp 121,9 juta. (car2.autoimg.cn)

    SAIC-GM-Wuling meluncurkan Wuling Hongguang S3 SUV di Cina awal November 2017. Model ini diklaim masuk ke segmen entry level dengan harga jual mulai Rp 121,9 juta. (car2.autoimg.cn)

    TEMPO.CO, Beijing - Produsen mobil Cina SAIC Motor Corporation Limited yang berbasis di Shanghai melaporkan penurunan penjualan pada kuartal pertama tahun ini. Penurunan penjualan dipicu wabah virus corona yang melanda daratan Cina mulai akhir 2019. Virus mematikan ini kemudian menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. 

    Penjualan mobil anjlok 55,71 persen YoY menjadi 679.028 unit selama periode Januari-Maret, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang diajukan ke Shanghai Stock Exchange.

    Tiga perusahaan patungannya - SAIC Volkswagen, SAIC-GM dan Shanghai General Motors Wuling - semuanya membukukan penurunan penjualan, masing-masing turun 60,89 persen, 58,03 persen, dan 61,53 persen.

    Produksi mobil perusahaan juga menurun, dengan total 657.422 unit yang diproduksi dalam tiga bulan pertama, menyusut 56,87 persen dari tahun lalu.

    Selama kuartal pertama, produksi dan penjualan mobil di Cina mencapai 3,47 juta unit dan 3,67 juta unit, turun 45,2 persen dan 42,4 persen YoY, menurut data dari Asosiasi Produsen Otomotif Cina.

    XINHUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.