Awas, Hand Sanitizer Bisa Merusak Lapisan Kulit Interior Mobil

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi membersihkan kabin mobil. Sumber: caranddriver.com

    Ilustrasi membersihkan kabin mobil. Sumber: caranddriver.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat pandemi COVID-19, penting untuk membersihkan interior mobil. Namun, ternyata menggunakan hand sanitizer sebelum membersihkan mobil tidak dianjurkan.

    "Hal ini dikarenakan apa pun yang berbasis alkohol akan merusak interior kulit, termasuk alkohol di tangan Anda dari hand sanitizer," kata operator Milex Complete Auto Care, Jason Kuriger, dikutip dari Herald News, Minggu, 12 April 2020.

    Kuriger mengatakan banyak pelanggannya adalah karyawan rumah sakit dan responden pertama. Dia melihat kerusakan pada setir yang berbalut kulit.

    Lebih lanjut, ia merekomendasikan untuk mengencerkan deterjen cair ke dalam air, lalu menyimpannya dalam botol semprot (spray) di dalam mobil.

    Tempat-tempat yang menurutnya baik untuk didisinfeksi meliputi setir, gagang pintu, sabuk pengaman dan gesper, kunci, tombol jendela, tombol radio dan AC, serta setiap area yang disentuh pengemudi dan penumpang.

    "Orang-orang cenderung batuk atau bersin langsung di depan mereka. Misalnya di kursi depan mobil, (arahnya) langsung ke setir dan dashboard," kata Kuriger.

    Ia melanjutkan, menyimpan sebotol hand sanitizer di dalam mobil juga tidak dianjurkan, terlebih bila cuaca sedang panas.

    "Hal ini dapat membuat mobil berbau hand sanitizer, dan akan membuat hand sanitizer lebih encer," kata Kuriger.

    Antara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.