Motor Superbike Petronas Besutan Tim Carl Fogarty Dilelang

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foggy Petronas FP1. Sumber: visordown.com

    Foggy Petronas FP1. Sumber: visordown.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu situs lelang collectcars.com melakukan penawaran untuk motor yang sangat terbatas di dunia Foggy Petronas FP1. Motor ini hanya diproduksi terbatas untuk bisa lolos homologasi bagi tim Carl Fogarty, mantan Juara Dunia Superbike. Tinggal batas 5 hari lagi penutupan, harga menawaran telah mencapai £ 16.000 atau Rp 313 juta dengan 21 tawaran yang sudah ditempatkan.

    Sepeda dikatakan dalam kondisi baru mengikuti perbaikan setelah kering disimpan selama beberapa tahun dan hanya dipapakai 7-mil pada jam. Bahkan pajak Inggrisnya dibayar dan dilengkapi dengan izin UK NOVA, yang berarti mendapatkannya di jalan.

    Foggy Petronas FP1 mengemas mesin 900cc, buatan Suter Racing dengan puncak performa pada peluncurannya, diklaim mencapai 127bhp yang lebih rendah dibandingkan superbike saat ini mencapai 200+ bhp. Di samping itu, jika Anda mencari unicorn sepeda yang sebenarnya, dengan, bukan hanya DNA balap sepeda tetapi juga kisah yang benar-benar memikat maka motor ini cocok.

    Bodywork serat karbonnya dikatakan dalam kondisi luar biasa, dengan panel-panel yang dipasang ulang secara profesional di Panache Green asli bersama dengan decals yang bawaan. Penjual menyatakan bahwa hasil akhir yang cerah sempurna dan setiap serat karbon yang terpapar telah dipernis ulang untuk mempertahankan faktor bling.

    Secara total, 150 unit versi Foggy Petronas FP1 dirakit - 75 di Inggris oleh MXS International di Basildon, Essex dan 75 di Malaysia - untuk mematuhi aturan homologasi WSBK. 50 unit ditahan untuk balapan. Sayangnya perubahan peraturan di balap Superbike berarti bahwa sepeda 1000cc dapat bersaing dan FP1 diklasifikasi dan dikalahkan oleh kompetisi.|

    VISORDOWN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.