Penjualan Lesu karena Corona, Toyota Jepang Pangkas Produksi

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Toyota terlihat pada mobil hybrid Prius psds acara North American International Auto Show di Detroit, Michigan, AS (9/1). REUTERS/Mike Cassese

    Logo Toyota terlihat pada mobil hybrid Prius psds acara North American International Auto Show di Detroit, Michigan, AS (9/1). REUTERS/Mike Cassese

    TEMPO.CO, Tokyo - Toyota Motor Corp pada hari Rabu, 15 April 2020, mengatakan akan memangkas produksi kendaraan sebesar 40 persen di Jepang pada Mei 2020. Pemangkasan produksi dipicu oleh menurunnya permintaan kendaraan Toyota di seluruh dunia karena pandemi virus corona, Reuters, Rabu, 13 April 2020.

    Langkah-langkah tersebut, yang akan memangkas produksi menjadi 79.000 kendaraan untuk bulan Maret, termasuk menangguhkan produksi beberapa hari dan mengurangi waktu kerja (shift) dari dua menjadi satu shift di beberapa pabrik, kata perusahaan itu dalam siaran pers.

    Selama pandemi corona, penjualan mobil di Jepang turun 10,3 persen pada Februari 2020 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menurut data Industri Jepang seperti dilaporkan Reuters, 2 Maret 2020. 

    Sedangkan menurut Asosiasi Dealer Mobil Jepang penjualan mobil domestik negeri itu mencapai 430.185 unit pada Februari 2020. Angka ini lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 479.427 unit. 

    Pandemi corona telah menyebabkan penurunan penjualan kendaraan di seluruh dunia. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.