Pandemi Corona, Truk Foton Layani Penjualan Online di Brasil

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Foton. (Foton)

    Logo Foton. (Foton)

    TEMPO.CO, Sao Paulo - Produsen truk asal Cina, Foton, mengalihkan penjualan secara online di Brasil untuk mengantisipasi kenaikan permintaan kendaraan komersial ringan di masa pandemi corona.

    Pembatasan aktivitas setelah pandemi virus corona mewabah mendorong peningkatkan penjualan secara online dan layanan pengiriman ke rumah konsumen. 

    "Karena lockdown, penjualan online menjadi lebih penting, dan itu adalah tren yang meningkat di sini," kata Luiz Carlos Mendonca de Barros, presiden dewan direksi Foton di Brasil, ekonomi terbesar Amerika Latin, dalam sebuah wawancara dengan Kantor Berita Xinhua, 21 April 2020.

    "Akan ada peningkatan permintaan untuk logistik, mendistribusikan barang ke tempat tinggal, dan karena itu akan ada permintaan untuk truk ringan dan menengah," katanya.

    "Dealer mobil telah memilih untuk menjual truk Foton. Mereka tahu pasar dengan baik dan sadar bahwa produk yang dibuat oleh Foton, yang memiliki portofolio semua model terbaru, memiliki potensi luar biasa," kata De Barros.

    Eksekutif itu, yang juga mantan menteri komunikasi Brasil dan mantan presiden Bank Pembangunan Ekonomi dan Sosial Nasional, mencatat negara Amerika Selatan itu mewakili pasar truk terbesar di Amerika Latin dan kelima terbesar di dunia.

    Tujuan Foton adalah untuk meraih 10 persen dari pasar pada tahun 2023, dengan target penjualan 5.000 kendaraan.

    "Truk-truk kami mulai memenuhi permintaan di Brasil dan kami pikir ini adalah momentum strategis, meskipun ada krisis (COVID-19)," kata De Barros.

    Industri truk Brasil telah tumbuh pada kecepatan yang lebih cepat daripada ekonomi, "karena itu adalah negara besar yang menuntut solusi logistik, baik untuk mengekspor biji-bijian dan untuk memasok pasar sendiri," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.