Lady Biker Ini Hobi Turing hingga Pulau Timor Pakai Motor Sport

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jisel telah menjadi seorang lady biker sejak tahun 2005 dan telah mengikuti berbagai kegiatan bermotor menjelajah beberapa pulau hingga ke Timor Timur

    Jisel telah menjadi seorang lady biker sejak tahun 2005 dan telah mengikuti berbagai kegiatan bermotor menjelajah beberapa pulau hingga ke Timor Timur

    TEMPO.CO, Jakarta - RA Kartini adalah salah satu pendobrak emansipasi wanita. Kini ada Jisel, seorang lady biker yang membuktikan ketangguhannya dalam bermotor yang tidak kalah dengan pemotor laki-laki. Nama lengkapnya Eleonora Ajisela Agrippina, Jisel telah menjadi seorang lady biker sejak tahun 2005 dan telah mengikuti berbagai kegiatan bermotor, serta menaklukkan berbagai medan yang tergolong tidak mudah.

    Melalui minat dan kemampuannya, Jisel telah menunjukkan sisi berbeda dari seorang Kartini Masa Kini. Jika banyak orang masih beranggapan bahwa kegiatan bermotor, apalagi di medan yang berat, adalah milik para laki-laki saja, Jisel telah membuktikan bahwa ia – seorang perempuan Indonesia – memiliki keahlian bermotor. Berbagai touring jarak jauh telah dilakukannya, termasuk di Pulau Jawa, Bali, Lombok, Sulawesi, Kalimantan dan Pulau Timor. Pada tahun 2018 ia juga dinobatkan sebagai pemenang Legendary Bikers Indonesia (LBI) dari Castrol Power1.

    Menurut Jisel, dengan touring keliling Indonesia, ia membawa misi positif untuk memperkenalkan keindahan alam Indonesia kepada masyarakat luas melalui foto, video dan cerita menarik di media sosial. “Berkendara dengan motor memberikan saya kesempatan melihat banyak hal. Motor memberikan saya kesempatan untuk merasa menyatu dengan alam, menikmati alam indah dan menemukan begitu banyak tempat menarik sepanjang perjalanan,” kata Jisel.

    Dalam sebuah perjalanan bermotor, yang diperlukan adalah kemampuan untuk membaca situasi, kematangan dalam persiapan sebelum touring dan stamina yang optimal. Dibutuhkan juga mental yang kuat dan pengetahuan akan medan yang akan dilalui. Turing menjadi salah satu ajang pembuktian diri bagi Jisel, di mana ia juga mampu melakukan hal-hal yang dianggap ekstrim dan melelahkan.

    Berbagai rintangan telah ia hadapi selama touring, namun semuanya itu dapat dilewatinya dengan baik. “Selama touring, saya banyak dibantu oleh teman satu group dan masyarakat setempat,” ujar Jisel.

    Pada bulan Maret lalu, Jisel bergabung dengan para pengendara Royal Eneld lainnya dalam “Tour of Indonesia 2020”, acara tahunan Royal Eneld yang tahun ini berangkat dari Bogor dan berakhir di Bali dengan melewati rute Pesisir Selatan. Di antara 20 peserta touring, Jisel merupakan satu-satunya lady biker. Selama 6 hari, para peserta menjelajahi kekayaan warisan budaya dan kuliner Indonesia sepanjang rute Pesisir Selatan. Dimulai di Bogor pada tanggal 3 Maret dan berakhir di Bali pada tanggal 8 Maret 2020, mereka menempuh jarak sejauh 1.400 km dan melewati rute yang diepenuhi dengan pemandangan yang indah. Jisel berhasil menyelesaikaan perjalanan dengan sukses dan selamat.

    Menurut Jisel, riders harus menjadi diri sendiri saat riding, yang harus diubah adalah pola pikirnya. Hal yang penting adalah untuk mengambil keputusan yang tepat saat berada di atas motor. Ia merasakan kebersamaan dan mendapatkan banyak pengalaman karena bukan hanya karakter orang saja yang berbeda-beda, setiap motorpun memiliki karakternya tersendiri. "Bepergian dalam grup besar berarti kita harus mampu menahan diri dan meletakkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi."

    Menurut Jisel, rute yang dilewati selama perjalanan Tour of Indonesia 2020 sangat menguji ketahanan motor dan juga kemampuan orang yang mengendarainya, terutama saat pejalanan di rute ‘Deandles’ dari Tasikmalaya menuju Jogjakarta. Jisel berhasil menaklukkan rute tersebut dengan Royal Eneld Himalayan. “Royal Eneld Himalayan itu ground clearance-nya pas, hanya untuk dimensinya berat dan panjang; dan Himalayan memberikan sensasi kemurnian berkendara antara rider dan motor," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.