Harga Tesla Naik di Cina Setelah Subsidi Dipangkas

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembuatan mobil Tesla Model 3 di Shanghai, Cina 7 Januari 2020. REUTERS/Aly Song

    Pembuatan mobil Tesla Model 3 di Shanghai, Cina 7 Januari 2020. REUTERS/Aly Song

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembuat kendaraan listrik AS Tesla Inc menaikkan harga untuk dua varian sedan Model 3 buatan Cina setelah pihak berwenang memotong subsidi 10 persen di pasar mobil di Negeri Tirai Bambu.

    Dilaporkan Reuters, Jumat, 24 April 2020, Cina akhirnya memotong subsidi kendaraan listrik yang berjalan efektif mulai 23 April 2020, namun akan memiliki periode transisi selama tiga bulan.

    Harga awal untuk sedan Standard Range Tesla Model 3 buatan Shanghai saat ini adalah 303.550 yuan (Rp664 jutaan), naik sebesar 4.500 yuan (Rp9,8 jutaan) dari harga subsidi yang sebelumnya dibanderol 299.050 yuan (Rp654 jutaan).

    Sementara mobil Long Range Model 3, yang rencananya akan diluncurkan mulai Juni tahun ini, kini dihargai 344.050 yuan (Rp753 jutaan), naik sebesar 5.000 yuan (Rp10,9 jutaan) dibandingkan dengan harga subsidi yang sebelumnya dihargai 339.050 yuan (Rp742 jutaan).

    Sebelumnya, Tesla mengatakan bahwa pihaknya telah memulai penjualan mereka di Cina dari dua varian Model 3 yang dibuat di Shanghai, yang berarti semua sedan Model 3 yang dijual di negara itu sekarang dibuat secara lokal dan tidak dikenakan pajak impor.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.