Penjualan Seltos Moncer, Kia India Dikabarkan Bangun Pabrik Baru

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Kreta Indo Artha meluncurkan All New KIA Seltos di pasar Indonesia. Mobil SUV ini ditujukan untuk konsumen berjiwa muda yang dekat dan melek dengan teknologi. TEMPO/Wira Utama

    PT Kreta Indo Artha meluncurkan All New KIA Seltos di pasar Indonesia. Mobil SUV ini ditujukan untuk konsumen berjiwa muda yang dekat dan melek dengan teknologi. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, JakartaKia Motors berhasil menjual lebih dari 80 ribu unit Kia Seltos dalam delapan bulan atau sejak crossover itu diluncurkan. Jika bukan karena wabah corona, penjualan Seltos diprediksi bisa lebih moncer.

    Seperti dilansir dari rushlane.com, Kia Motors India memasang kapasitas produksi tahunan sebanyak 300 ribu unit di pabrik Anantapur. Pabrik itu diprediksi akan over kapasitas pda awal tahun 2022. Oleh karena itu, produsen mobil asal Korea Selatan ini dikabarkan mulai mencari tempat baru untuk pabrik kedua di India.

    Menurut Autocar Professional, Kia sedang mengincar negara bagian Maharashtra. Wilayah ini memang rumah bagi salah satu klaster otomotif terbesar di India. Rencana pembangunan pabrik kedua Kia di India ini dinilai akan meningkatkan ekonomi negara serta peluang kerja yang signifikan.

    Kia Motors India juga berencana untuk memperkenalkan crossover Kia Sonet (sub-4m) akhir tahun ini untuk bersaing dengan Maruti Brezza dan Hyundai Venue. Setelah mini crossover itu, perhatian Kia akan beralih ke segmen MPV kompak untuk menyaingi Maruti Ertiga. Mobil ini diharapkan tersedia sekitar tahun 2021.

    Menanggapi hal itu, Kia Motors menyatakan bahwa situasi COVID-19 kemungkinan akan menunda sejumlah kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Perusahaan juga mengungkapkan bahwa saat ini, mereka tidak sedang mencari tempat baru karena fasilitas Anantpur masih dianggap kompatibel dengan peningkatan kapasitas 100 ribu sampai 150 ribu unit per tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.