BMW Motorrad Indonesia Luncurkan S1000XR, Harga Rp 719 Jutaan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BMW S1000XR diluncurkan di Indonesia. Sumber: BMW

    BMW S1000XR diluncurkan di Indonesia. Sumber: BMW

    TEMPO.CO, Jakarta - BMW Motorrad Indonesia resmi membawa BMW S1000XR ke Tanah Air. Model generasi kedua ini mengusung konsep sport touring. Harganya Rp 719 juta Off The Road.

    "BMW S1000XR ini generasi kedua. Motor adventure dengan mesin 4 silinder,"ujar CEO BMW Motorrad Indonesia, Joe Frans saat dihubungi seusai peluncuran secara virtual di youtube, Senin malam, 27 April 2020.

    Dari segi bodi, motor yang memadukan tema sport dan touring ini terlihat bongsor. Jok pengemudi memiliki ketinggian sekitar 840 milimeter. Ukuran ini diklaim ergonomis dalam memberikan kenyamanan saat berkendara jarak jauh.

    "Jadi kenapa produk ini diciptakan, karena beberapa pencinta motor, masa mudanya kebanyakan memakai motor sport dan masih tetap menginginkan sensasi sport. Tetapi seiring dengan bertambahnya umur, kenyamanan dan ergonomis lebih dibutuhkan. Makanya hadirlah S1000XR ini,"ujar Joe.

    BMW S1000XR diluncurkan di Indonesia. Sumber: BMW

    BMW S1000XR sudah dilengkapi lampu utama LED dengan desain futuristik. Lampu depan juga sudah dibekali teknologi Adaptive Headlight Pro. Di mana lampu depan bisa menyesuaikan arah belok motor.

    Sebagai model baru dari BMW Motorrad, S1000XR juga telah menggunakan layar TFT 6,5 inch yang canggih. Fitur ini bisa terkoneksi dengan smartphone yang dapat menampilkan beragam informasi, seperti navigasi, musik, kontak telepon, dan indikator tentang kondisi kendaraan.

    Motor ini memiliki panjang 2.183 mm dengan lebar 940 mm, dan tinggi 1.408 mm. Adapun jarak sumbu roda 1.894 mm dan berat kosong 206 kilogram atau lebih ringan 10 Kg dari pendahulunya.

    BMW S 1000 XR dibekali dengan mesin berkapasitas 999 cc tipe 4-cylinder, 4-stroke in-line engine yang diturunkan langsung dari saudaranya S1000RR generasi terbaru tanpa memakai teknologi shiftcam. Di atas kertas mesin ink mampu menghasilkan tenaga maksimal 165 hp pada putaran mesin 11.000 rpm dan torsi maksimum 112 Nm pada putaran mesin 9.250 rpm.

    Adapu teknologi shiftcam yang menjadi jagoan di S1000RR tidak disematkan karena konsep kendaraan lebih ke on-road. Bukan ditekankan untuk kompetisi sirkuit. Grafik performa yang lebih linear di S1000XR disalurkan dengan sistem transmisi Constant-mesh 6-speed dengan tipe kopling Multiplate clutch in oil bath, anti-hopping clutch, mechanically controlled serta engine management Electronic Injection.

    Lebih jauh lagi, perpindahan transmisi didukung dengan sistem Gearshift Assistant Pro yang memungkinkan pengendara untuk memindahkan transmisi tanpa menarik tuas kopling. Sementara untuk tangki bensin hadir lebih besar dan bisa menampung bahan bakar hingga 20 liter.

    Dari sisi pengereman, BMW S 1000 XR dibekali dengan Twin disc brake, Radial 4-piston fixed calipers, diameter 320 mm untuk bagian depan. Sementara bagian belakang menggunakan single disc brake, diameter 265 mm, twin-piston floating calliper.

    Sistem pengereman ABS Pro berfungsi untuk mencegah roda terkunci saat melakukan pengereman ketika menikung sehingga bisa mengurangi risiko kecelakaan. Sistem pengereman juga didukung dengan Dynamic Traction Control (DTC) yang memungkinkan pengendara mengendalikan motor ini di berbagai kondisi berkendara.

    Tak ketiggalan fitur HSC Pro (Hill Start Control Pro) yang membantu pengendara untuk start and go ketika motor berhenti pada kondisi jalan menanjak. Selain itu terdapat juga Dynamic Brake Control (DBC) yang akan membuang perintah akselerasi jika melakukan pengereman secara mendadak. Fitur ini untuk menjaga jarak pemberhentian seminimal mungkin dan mengoptimalkan keamanan berkendara.

    Fitur keamanan lainnya adalah Engine Drag Torque Control (MSR) yang mencegah roda belakang tergelincir akibat perlambatan mendadak atau downshifting.

    WIRA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Ditahan, Diduga Terima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra

    Kejaksaan Agung menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi. Ia dikabarkan menerima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra.