Ini Faktor Pendongkrak Kenaikan Produksi Toyota Indonesia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perakitan badan mobil di Pabrik Karawang Plant II PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Karawang, Jawa Barat, Kamis 8 Desember 2016.

    Perakitan badan mobil di Pabrik Karawang Plant II PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Karawang, Jawa Barat, Kamis 8 Desember 2016.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mampu mendongkrak produksi di sepanjang kuartal pertama 2020 terjadi karena meningkatnya permintaan pasar domestik dan ekspor yang signifikan. Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN, mengatakan Toyota menerapkan strategi pull system atau sistem tarik dalam proses produksi, yang artinya perusahaan hanya memproduksi kendaraan berdasarkan pesanan pelanggan.

    "Dalam kuartal pertama 2020, memang permintaan dari domestik dan ekspor cukup signifikan untuk mendongkrak volume produksi dibandingkan kuartal pertama 2019," kata Bob kepada Bisnis, Senin 27 April 2020.

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), produksi TMMIN sepanjang Januari-Maret 2020 meningkat 4,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dari 118.010 unit menjadi 123.207 unit. Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, produksi mobil merek Toyota ini juga mengontribusi 37,5 persen dari total produksi di Indonesia yang mencapai 328.501 unit.

    Dikutip dari Block Chain Council, dalam manajemen rantai pasokan, terdapat dua strategi yang umum dilakukan dalam industri manufaktur, yakni pull system dan push system.

    Keuntungan dari pull system, perusahaan akan lebih sedikit melakukan pemborosan karena produksi dan distribusi dilakukan atas dasar permintaan pelanggan. Hal ini membuat perusahaan terhindar dari aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah.

    Sementara push system, melakukan produksi berbasis prediksi dan menghasilkan produk dalam jumlah besar. Nantinya, produk itu akan masuk ke dalam inventori sebelum disalurkan kepada pelanggan.

    Selain TMMIN, produsen mobil lain yang menerapkan strategi pull system adalah Ford Motor Company. Ford Australia, misalnya, bahkan hanya akan memproduksi mobil apabila terdapat pesanan dari pelanggan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.