KMI Siapkan Knalpot Racing Yoshimura untuk Kawasaki Ninja ZX-25R

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Knalpot Yushimura untuk Kawasaki Ninja ZX-25R. Sumber: youtube Kawasaki Indonesia

    Knalpot Yushimura untuk Kawasaki Ninja ZX-25R. Sumber: youtube Kawasaki Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Kawasaki Motor Indonesia menghadirkan sejumlah aksesoris aftermarket untuk mendongkrak penampilan jagoan baru Kawasaki Ninja ZX-25R 4 silinder. Dengan knalpot standar saja, Ninja 4 silinder mampu meraung hingga 17.000 rpm dengan knalpot baru ini kemungkinan bisa mendongkrak performa. Kini KMI menghadirkan exhaust dari merek terkemuka dari Jepang, Yoshimura.

    Knalpot ini sudah full system lengkap dari silincer hingga leheran knalpot. Hanya saja, Kawasaki belum mengungkap harga yang akan dipasang untuk aksesoris ini. Sebelumnya, KMI telah memamerkan 4 aksesoris lebih dulu dari knalpot Yoshimura.

     

     

     

    Lihat postingan ini di Instagram

    Empat jenis aksesoris ini berupa footstep bermodel balap, setang jepit baru, handel rem dan kopling dan pelindung tangan atau handel bar. Keempatnya menggunakan warna eyecatching yaitu kuning emas yang membuat tampilan lebih garang dan ekslusif. Adapun stang dan handel tetap mempertahankan warna bawaan hitam. Aksesoris ini buatan salah satu brand aftermarket ternama Jepang, Sniper.

    "Video ke-2 dari seri Kawasaki Ninja ZX-25R Modification kali ini menampilkan Yoshimura Exhaust. Saksikan di youtube Kawasaki Indonesia," dalam penjelasan @Kawasaki_Indonesia.

    Kehadiran aksesoris ini adalah salah satu persiapan untuk menyongsong bintang supersport baru ini. Semua aksesoris yang dipamerkan tersebut bisa dipasang secara plug and play pada Ninja baru. Aksesoris ini langsung mendongkrak penampilan motor yang diklaim memiliki tenaga terbesar di kelasnya yaitu 45 hp jauh dibandingkan kompetitor yang berada di kisaran 38,5 hp.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.