Lockdown Corona, Toyota India Tanpa Penjualan di Bulan April

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • logo Toyota

    logo Toyota

    TEMPO.CO, Jakarta - India merupakan salah satu negara yang secara ketat menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona baru (COVID-19). Dampaknya, cukup untuk memukul bisnis di negara itu, termasuk sektor otomotif. 

    Mengutip laporan carandbike.com, 1 Mei 2020, Toyota Kirloskar Motor melaporkan bahwa tidak ada aktivitas penjualan sepanjang April 2020. Operasional dealer dan pabrik telah dihentikan sejak lockdown diberlakukan pada Maret 2020.

    Wakil Presiden Senior, Penjualan dan Layanan, Toyota Kirloskar Motor, Naveen Soni, mengatakan bahwa krisis COVID-19 memperburuk terkanan yang sudah dihadapi pada industri mobil sebelum virus mewabah. Ia menyampaikan bahwa lockdown diperlukan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan manusia. Namun dampak buruk pada kegiatan ekonomi tidak dapat dihindarkan. 

    Namun di tengah kesuraman perusahaan juga memiliki beberapa berita positif untuk dibagikan. Mereka mengatakan ada beberapa pergerakan di pasar karena dealer menerima beberapa pertanyaan dan mereka akan memastikan bahwa kebutuhan pelanggan dipenuhi segera setelah operasi dimulai. 

    Untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan, Toyota India menyediakan fasilitas penjualan secara digital. Salah satu fitur layanan digital ini adalah memungkinkan pelanggan untuk melakukan tur virtual melihat jenis kendaraan, memilih opsi pembiayaan, dan menerima penawaran harga secara online. Kendaraan akan dikirimkan ke rumah pelanggan setelah pembelian selesai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.